Takut Tangannya Dipatahkan, Riski HArus Kehilangan Motornya
“ Dia (Terlapor-red) langsung mengancam saya pak, dan berkata akan mematahkan tangan saya, kalau saya tidak menyerahkan motor saya".
SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Malang dialami Riski Saputra (14), seorang pelajar SMPN 44 Palembang taku tangannya dipatahkan pembegal.
Akibatnya, Ia harus kehilangan sepeda motor kesayangannya jenis Yamaha Vega ZR warna Hitam tahun 2012 dengan nopol BG 5390 ZR atas nama Dedi Basri setelah ia diancam oleh dua orang tak dikenalnya.
Atas kejadian tersebut, korban yang didampingi oleh orang tuanya mendatangi Polresta Palembang untuk membuat laporan atas apa yang ia alami. Kamis (2/2), sekitar pukul 14.00
Kepada petugas, warga Jalan Panca Usaha Lorong Halim RT 49/10 Kelurahan 5 Ulu Darat kecamatan SU I, Palembang ini mengatakan, kejadiannya yang di alami terjadi saat ia bersama saksi Syahrul Khan yang juga berstatus pelajar, melintasi jalan Hamzah Kelurahan 15 Ulu kecamatan SU I, Palembang, Rabu (1/2) sekitar pukul 15.00.
Dimana saat itu, dirinya sedang mengendarai motor. “ Kami melintas di TKP itu pak, dan tiba-tiba datang dua orang laki - laki yang berboncengan yang mengendarai sepeda motor dari belakang,” ungkapnya.
Kemudian tiba-tiba salah satu dari orang tersebut langsung memegang tangannya dan ingin mengambil kunci kontak.
“ Dia (Terlapor-red) langsung mengancam saya pak, dan berkata akan mematahkan tangan saya, kalau saya tidak menyerahkan motor saya. Saya takut, akhirnya motor saya dirampasnya,"katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/riski-melapor_20170203_045806.jpg)