Pemilik Gedung Delapan Lantai di Lebong Siarang Palembang Akui Salahi Perizinan

Saya mohon maaf atas kelancanagan kami. Kami pengembang baru, saya akui gedung itu mengantongi izin hanya lima lantai dari Dinas Tata Kota Palembang,

Pemilik Gedung Delapan Lantai di Lebong Siarang Palembang Akui Salahi Perizinan
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Rapat komisi DPRD Kota Palembang bersama pemilik bangunan delapan lantai dan SKPD terkait, Kamis (2/2/2017), di ruang rapat komisi 3 DPRD Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pada Rabu (1/2/2017) kemarin, Pemerintah Kota dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Palembang menemukan ruko yang memiliki izin dua lantai namun realita di lapangan dibangun ruko delapan lantai. Lokasinya di Lebong Siarang Palembang.

Komisi III dalam hal ini bersama Pemkot Palembang langsung menggelar rapat tertutup untuk membahas perizinan yang ada di kota Palembang.

Pengamatan di lapangan bangunan itu sudah berdiri delapan lantai. Namun pengerjaannya belum rampung 100 persen.

Menurut data perizinan yang ada, ruko tersebut akan digunakan sebagai kantor.

Namun melihat dari desain dan bentuk bangunan itu menyerupai hotel atau penginapan.

Hal ini terlihat dari sekat-sekat yang menyerupai kamar. Belum lagi lantai bawah memiliki basement untuk kendaraan parkir.

Baca: Izin Dua Lantai, Ruko Ini Dibangun Delapan Lantai Ini Akibatnya

Belakangan diketahui pemilik bangunan delapan lantai yang hanya mengantongi izin dua lantai bernama Tukiman.

Hari ini, Kamis (2/2/2017), yang bersangkutan hadir memenuhi undangan Komisi III DPRD Kota Palembang di Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring Palembang.

Dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang pria pemilik gedung tersebut menjelaskan persoalan yang berkembang beberapa hari ini.

"Saya mohon maaf atas kelancanagan kami. Kami pengembang baru, saya akui gedung itu mengantongi izin hanya lima lantai dari Dinas Tata Kota Palembang," ujar Tukiman mengawali cerita.

Menurut Tukiman pihaknya akan merevisi izin pembangunan tersebut. Namun Tukiman bersikeras bangunan tersebut untuk perkantoran.

Tapi fakta di lapangan DPRD menemukan kejanggalan karena bangunan menyerupai hotel.

"Untuk kantor pak," jawab Tukiman saat menjawab pertanyaan anggota dewan.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved