Jual Saldo Pulsa Bodong, Marwah Ditangkap Korbannya

Dari aksi penipuan itu, saya kurang lebih sudah mendapatkan uang antara Rp 4-5 juta. Dan untuk korban, paling besar mengisi saldo sebesar Rp 500 ribu

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Marwah, tersangka penjual pulsa bodong, diamankan di Polsekta Kemuning Palembang, Rabu (1/2/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Diduga telah melakukan penipuan dengan cara menjual saldo pulsa bodong kepada warga, Marwah (44) warga Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang, akhirnya diamankan.

Ia diamankan saat hendak mencari mangsa di Jalan R Soekamto Lorong Rawa Bening Kecamatan Kemuning Palembang, Selasa (31/1/2017) sekitar pukul 11.00.

Seorang warga yang menjadi korban tersangka Marwah, Rasmiati (30), mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Senin (30/1/2017) sekitar pukul 15.00.

Awalnya tersangka Marwah mampir ke warungnya yang juga menjual pulsa di Jalan R Soekamto Lorong Rawa Bening Kecamatan Kemuning Palembang.

"Dia datang dan bertanya sambil mengajak bercerita panjang lebar hingga akhirnya menawarkan saldo pulsa murah termsuk juga banyak bonusnya," kata Rasmiati saat ditemui di Polsekta Kemuning Palembang, Rabu (1/2/2017).

Rasmiati tergiur hingga akhirnya memutuskan untuk mengisi saldo pulsa kepada tersangka Marwah sebesar Rp 500 ribu termasuk juga langsung membayarnya sebelum saldo diisikan oleh tersangka.

"Setelah saya bayar, dia itu terus bercerita panjang lebar termasuk membahas masalah bonus dan lainnya kemudian pergi hingga saya lupa untuk mengecek isi saldo lagi," kata Rasmiati.

Setelah itu ia pun baru sadar termasuk juga mengecek isi saldo pulsa. Namun, setelah dicek, ternyata saldonya tidak terisi.

"Dia itu hanya kirim sms yang berisikan tentang pengisian saldo saja sedangkan, isinya saldonya tidak ada," ungkapnya.

Dan kemudian pada hari esoknya setelah kejadian, dikatakannya, adiknya yang saat kejadian juga melihat tersangka Marwah kembali melihat tersangka Marwah di konter milik tetangganya yang berada tidak jauh di belakang rumahnya.

"Melihat dia lagi, adik saya langsung melaporkan kepada saya termasuk juga suami saya hingga kemudian kami menangkapnya beramai-ramai," tuturnya.

Sementara itu, tersangka Marwah, mengatakan, setidaknya, ia melakukan aksi penipuan dengan modus tersebut sudah sebanyak 10 kali dan dilakukannya sejak Desember 2016 lalu.

"Dari aksi penipuan itu, saya kurang lebih sudah mendapatkan uang antara Rp 4-5 juta. Dan untuk korban, paling besar mengisi saldo sebesar Rp 500 ribu," jelasnya.

Kanit Reskrim Polsekta Kemuning Palembang, Ipda Heri Yanto, mengatakan, tersangka berhasil diamankan oleh seorang warga yang pernah menjadi korbannya.

"Dari pengakuannya, tersangka melakukan aksi tersebut sudah sebanyak sepuluh kali. Akibat ulahnya, tersangka akan dikenakan Pasal 378 KUHP," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved