Bolos Sekolah Puluhan Pelajar Kota Lahat Terjaring Razia Pol PP, Begini Hukumannya

Puluhan pelajar ini terjaring razia lantaran berada di luar sekolah mereka pada saat jam belajar, yakni sekitar pukul 10.00 WIB.

Bolos Sekolah Puluhan Pelajar Kota Lahat Terjaring Razia Pol PP, Begini Hukumannya
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Para pelajar SMP dan SMA sesampainya di halaman Kantor Pemkab Lahat usai terjaring razia Dinas Pol PP. 

SRIPOKU.COM, LAHAT- Sebanyak 60 orang pelajar dari berbagai SMA dan SMP Kota Lahat terjaring razia petugas Dinas Polisi Pamong Praja (Pol PP), Rabu (25/1/2017).

Puluhan pelajar ini terjaring razia lantaran berada di luar sekolah mereka pada saat jam belajar, yakni sekitar pukul 10.00 WIB.

Mereka diciduk oleh petugas di berbagai tempat berbeda, diantaranya di Lapangan 'Seganti Setungguan' (eks-MTQ), dan Warung Internet (Warnet).

Tak pelak, puluhan pelajar yang masih berseragam sekolah ini pun langsung digelandang ke Kantor Dinas Pol PP.

Sebagai hukuman disiplin, sesampainya di halaman Kantor Pemkab Lahat, mereka pun langsung dijemur di depan tiang bendera seraya memberikan hormat dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kepala Dinas Pol PP, Heri Alkahfi melalui Kasi Operasi, Faisal, menerangkan operasi penertiban ini sengaja digelar agar tidak ada lagi pelajar di Kabupaten Lahat yang bolos pada saat jam sekolah.

Selain itu, penertiban juga dimaksudkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebab, berkeliarannya para pelajar di saat jam belajar dengan 'nongkrong' bebas di suatu tempat dikhawatirkan dapat memicu perkelahian antar pelajar itu sendiri.

"Apalagi sampai mabuk-mabukan atau menenggak Miras. Ujung-ujungnya terjadi keributan. Yang rugi bukan hanya pelajar, tetapi masyarakat sekitar," jelas Faisal.

Sebagai sanksi awal, para pelajar yang terjaring razia ini kemudian diminta untuk membuat perjanjian di atas materai dengan didampingi orang tua mereka masing-masing, untuk tidak lagi mengulangi perbuatan serupa, disamping juga diberikan pengarahan.

Jika terulang, maka tentu ditegaskan Faisal, pihaknya akan menjatuhkan sanksi berat kepada mereka.

"Operasi penertiban terhadap para pelajar ini akan terus kami lakukan secara rutin. Sebab ini penting, mengingat mereka adalah calon generasi penerus bangsa," tegasnya. (*)

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved