Breaking News:

Pertamina EP II Pendopo Bantah Minyak Berceceran Milik Mereka

Menurutnya ada tiga pipa yang dipotong orang tak dikenal menggunakan gergaji, satu diantara milik Pertamina Pendopo

Editor: Darwin Sepriansyah
Ari Wibowo/TS
Asisten Manajer Legal Relation Pertamina EP II Field Pendopo, Ferry PW. 

SRIPOKU.COM, PALI --- PT Pertamina EP II Field Pendopo mengaku sudah melaporkan ke pihak yang berwajib, atas dugaan sabotase pipa minyak mentah yang berada di Desa Maju Jaya, Kecamatan Talang Ubi, PALI

Perusahaan pelat merah itu juga membantah semburan minyak yang mengenai perkebunan warga dan memenuhi anak Sungai Deras, berasal dari perusahaan mereka, melainkan ceceran minyak milik Medco Energi.

Informasi itu sampaikan Asisten Manajer Manajer Legal Relation Pertamina EP II Field Pendopo, Ferry PW, ketika dijumpai Tribun di ruang kerjanya.

Menurutnya ada tiga pipa yang dipotong orang tak dikenal menggunakan gergaji, satu diantara milik Pertamina Pendopo.

"Ketiganya di gergaji, pada hari itu (Jumat/20/1), dan sudah melaporkan pihak berwajib, kita juga sudah turun ke lapangan menginventarisir, dan penangan awal terhadap, kondisi sabotase itu, dan kebocoran itu," kata Ferry. Selasa(24/1/2017).

Ia mengatakan, minyak milik Pertamina EP Pendopo, cenderung berat jadi, ia hanya meluber sekitar area pipa.

"Minyak kita hitam sekali, makanya berat kalau kebocoran sampai ke bawah itu, tidak mungkin, karena di bawah sebetulnya cukup jauh. Nah kemungkinan besar itu minyak Medco, ada tiga pipa, satu jalur pipa gas, pipa minyak milik Pertamina, dan satu pipa Medco," katanya.

Diakuinya dua pipa minyak yang bocor akibat digergaji, sudah diperbaiki, diantaranya pipa gas dan pipa minyak mentah.

"Kalau minyak Pertamina warna hitam, kurang tahu kalau punya Medco, tapi, informasi dari teman-teman mungkin, ada campur kondesat karena sangat ringan sehingga turun ke parit, warga di bawah, sejak Jumat (20/1) sudah ditangani. Pembersihan, penutupan, jadi setelah di claem, langsung penututupan di cor pipa tersebut," ujar Ferry.

Dia menambahkan, mengklaim minyak yang berada dialiran anak Sungai Deras dan yang mengenai perkebunan warga bukit milik Pertamina Pendopo.

"Informasi dari teman bukan, kita sudah mengecek bersama Medco, dan mereka mengamini minyak tersebut, karena waktu kita pembersihan di atas, di bawah pun ada juga pembersihan tapi bukan orang kita, kita asumsikan itu orang Medco, menurut informasi pihak Medco, dan HSE, mereka sudah menurunkan tim," ujarnya.

Ferry tidak membenarkan atau menyakal adanya, minyak mentah yang masih berada di aliran anak Sungai Deras belum dibersihkan.

"Informasi ini (minyak masih berceceran) kita dapat klarifikasi dari pihak Medco, jadi kita tidak membenarkan atau menyangkal, nah, mungkin akan kami coba konfirmasi lagi ke pihak Medco, apakah hari ini (24/1/2017) sudah mulai pembersih lagi, tapi informasi dari teman di lapangan kemarin, waktu penanganagan kebocoran itu, memang ada berkerja di bawah kita kurang tau apakah itu membersihkan atau tidak," jelas Ferry.

Sementara itu, Humas PT Medco South Sumatera, Mahdi, pihaknya sudah melakukan pembersihan minyak mentah dan memasang oli boom (peralatan yang melokalisir atau mengarungi tumpah minyak mentah).

"Kita sudah melakukan penanganan, memasang oli boom, dan membersihkan area yang terdampar," ucap Mahdi, ketika dihubungi Tribun melalui via handphone. (Ari Wibowo/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved