Sarana dan Prasarana Kurang Memadai, Program e-Warung di Palembang tak Berjalan
Sarana dan prasarana, listrik, IT dan sumber daya manusia (SDM) yang menjalan program ini pun harus disupport dengan baik.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Program Warung Elektronik atau E-Warung yang dicanangkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) beberapa waktu lalu nyatanya tidak berjalan dengan baik di Palembang.
Bahkan, setelah diperkenalkan langsung oleh Menteri Sosial, Khofifah pada Agustus 2016 lalu E-Warung hanya terdapat di satu tempat yakni Lorong Tajur Kertapati Palembang.
Sementara di tempat lain hingga saat ini program tersebut tidak berjalan.
Plt Kadinsos Sumsel, Belman Karmuda mengungkapkan, tidak berjalannya program E Warung tersebut karena penggunaan sistem nontunai program keluarga harapan (PKH) terkendala sarana dan prasarana yang ada.
"Terkendala banyak hal, umumnya sarana dan prasarana. Itulah sampai sekarang hanya satu E-warung itu saja dan tidak berjalan dengan baik dan diikuti daerah lain di Palembang," jelas Belman, Senin (23/12017).
Menurut Belman, penerapan program e-warung tersebut memang tidak bisa serta merata langsung merata.
Sarana dan prasarana, listrik, IT dan sumber daya manusia (SDM) yang menjalan program ini pun harus disupport dengan baik.
"Yang menjalankan program ini adalah Keluarga Tidak Mampu (KTM) atau keluarga yang juga penerima manfaat. Kondisi ini pasti tidak jalan sebab KTM pasti dari latarbelakang keluarga yang tidak memadai," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/plt-kadinsos-sumsel-belman-karmuda_20170123_151600.jpg)