Netizen Ramai-ramai Hujat Pengibaran Bendera Cina di Mariana
"Ngapo laju cak ini sekarang ni, pemerintah harus tegas dengan kejadian ini. Jangan acak-acak negeri kami," tulis @abra-julian
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pengibaran bendera Cina di PT Asri Gita Prasaran Mariana Banyuasin mendapatkan tanggapan pedas dari sejumlah netizen di akun resmi instagram sripo @sriwijayapost.
Postingan yang dibagikan pada Jumat (20/1/2017) malam itu mendapat 37 komentar dan telah dibagikan banyak pengguna media sosial visual tersebut akun pribadi masing-masing.
Para netizen pun beramai-ramai menghujat apa maksud dari pengibaran bendera ini.
Bahkan sebagian netizen menyebut permasalahan (WNA eksodus ke Sumsel) sebagai pekerja seperti ini sebenarnya sudah lama diketahui oleh pihak pemerintah.
Bahkan di salah satu perusahaan kenamaan di sebuah kabupaten di Sumsel pekerja kasar pun harus diimpor dari negara adidaya di benua Asia tersebut.
"Ngapo laju cak ini sekarang ni, pemerintah harus tegas dengan kejadian ini. Jangan acak-acak negeri kami," tulis @abra-julian di kolom komentar postingan @sriwijayapost.
Lain lagi akun @palembangngetop ia mengomentari "Di Sumsel ini sudah banyak pengangguran, kenapa harus dimasukkan Cina. Aycacam dak ak akor nian ini," ujarnya.
Senada @irawan280111 menyebut "warga dewek banyak yang nganggor malah pekerja asing didatangkan dengan remim pemerintahan Cina," tegas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pengibaran-bendera-cina-di-mariana_20170121_112743.jpg)