Kurangi Asupan Kalori, Bisa Tingkatkan Harapan Hidup hingga 18 Tahun

Mengurangi asupan kalori dari makanan dan minuman sehari-hari, bisa menambah harapan hidup hingga 18 tahun, ungkap studi baru. Para peneliti mengatak

pau168.com
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM - Mengurangi asupan kalori dari makanan dan minuman sehari-hari, bisa menambah harapan hidup hingga 18 tahun, ungkap studi baru.

Berita Lainnya:  3 Olahraga Ini Lebih Cepat Bakar Kalori

Para peneliti mengatakan, orang dewasa yang mengasup kalori lebih sedikit dapat menciptakan kehidupan yang lebih panjang dan lebih sehat. Tapi memotong jumlah makanan di usia muda, yaitu di bawah 35 tahun, tidak sama menguntungkannya.

Untuk mendapatkan kesimpulan tersebut, para ahli menganalisa data dari dua studi terpisah yang melibatkan hampir 200 monyet rhesus. Dan mereka meyakini bahwa hasil juga dapat berlaku untuk manusia.

Mereka menemukan, monyet dewasa yang mengurangi asupan kalori sebanyak sepertiga dari kalori biasanya cenderung hidup sampai dua tahun lebih lama untuk laki-laki dan hampir enam tahun lebih lama pada wanita.

Jika hasil yang sama diterapkan pada manusia, itu bisa memperpanjang hidup seseorang hingga 18 tahun.

Pemimpin studi Dr Julie Mattison, dari National Institute on Aging, sebuah divisi dari Departemen Kesehatan mengatakan, bahwa aspek-aspek lain dari gaya hidup akan berdampak pada berapa lama seseorang bisa hidup.

Menurutnya, bila hasil dari studi ini diterapkan pada manusia perlu dipertimbangkan pula faktor-faktor lainnya. Namun penelitian ini dapat digunakan untuk mulai memahami mekanisme efek pembatasan kalori pada kesehatan dan proses penuaan.

Walau begitu, peneliti menekankan dalam jurnal Nature Communications, tampaknya makanan monyet yang sehat—tidak mengandung makanan proses dan junk food — dan ini cukup membuat perbedaan.

Penulis : Ayunda Pininta
Sumber : The Sun.co.uk

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved