Dandim 0406 Musirawas Tinjau Lokasi Cetak Sawah di Tiga Kecamatan

Rencananya dilokasi tersebut akan dicetak sawah baru dengan luas sekitar 500 hektar.

Dandim 0406 Musirawas Tinjau Lokasi Cetak Sawah di Tiga Kecamatan
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Dandim 0406 Musirawas, Letkol Inf. M. Thohir, saat meninjau lokasi cetak sawah di Kecamatan Megangsakti, Kamis (19/1/2017). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Dandim 0406 Musirawas , Lubuklinggau dan Muratara, Letkol Inf. M. Thohir, Kamis (19/1/2017) meninjau lokasi cetak sawah baru di enam desa yang berada dalam tiga kecamatan di Kabupaten Musirawas. Rencananya dilokasi tersebut akan dicetak sawah baru dengan luas sekitar 500 hektar.

"Ini program pemerintah pusat. Kita bekerjasama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan instansi Pemkab Musirawas. Kita sudah siapkan lokasi cetak sawah dari sekarang," ujar Letkol Inf. M. Thohir saat melakukan proses cetak sawah di kecamatan Megangsakti, bersama rombongan Kamis (19/1/2017).

Dikatakan, lahan yang akan dijadikan lokasi cetak sawah ada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Megangsakti, Sumberharta dan Kecamatan Terawas. Penyebarannya di Desa Megangsakti V seluas 185 hektar, Desa Sukarami 34,5 hektar, Desa Sukajaya 104,1 hektar. Kemudian di Desa Jamburejo 59,8 hektar, Desa Sumberasri 89,6 hektar, dan Desa Paduraksa 27 hektar.

"Dengan cetak sawah ini akan meningkatkan pendapatan masyarakat, produktivitas padi dan memanfaatkan lahan tidur yang ada menjadi terbuka dan meningkatkan nilai jual lahan yang ada," katanya.

Dijelaskan, dalam proses cetak sawah, tentunya memperhatikan jaringan irigrasi yang ada. Jangan sampai sawah yang dicetak tidak teraliri pasokan air yang cukup. Karena itu, sejak awal perencanaan, saluran irigasi untuk pengairan sawah harus terpenuhi.

"Saya harapkan, petani benar-benar memanfaatkan lahan cetak sawah yang dilakukan. Karena ini membantu para petani dan menciptakan swasembada pangan sesuai instruksi Presiden RI," ujar Letkol Inf. M. Thohir, Kamis (19/1/2017).

‎Selain itu, pihaknya juga memperhatikan pola tanam padi selama ini. Karena ada petani yang bisa panen dua kali satu tahun, ada juga yang tiga kali setahun. "Nah, kita pelajari kenapa bisa tiga kali panen dalam setahun. Sehinga, seluruh tanaman padi yang ditanam bisa panen tiga kali dalam satu tahun," katanya.

Sementara itu, Camat Megangsakti, Ahmad‎i Zulkarnain mengatakan, pihaknya bersama masyarakat sangat terbantu dengan cetak sawah baru yang dilakukan Kodim 0406. Karena dengan cetak sawah baru jumlah sawah akan bertambah. Sehigga akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat petani.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved