Terjadi Lebih dari 1.000 Kali, Gempa Susulan di Karo hingga Sore Kemarin

Gempa susulan akan terjadi hingga tiga hari ke depan. Kekuatan getaran gempa bervariasi dan tidak dapat diprediksi.

Terjadi Lebih dari 1.000 Kali, Gempa Susulan di Karo hingga Sore Kemarin
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Sejumlah anak berada di depan Sekolah Dasar Negeri 046417 yang rusak akibat gempa bumi di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (17/1/2017). Menurut BPBD wilayah Karo menyebutkan sebanyak 77 rumah warga rusak ringan dan berat, dua sekolah rusak berat akibat gempa bumi berkekuatan 5,6 SR yang berpusat di Deliserdang Sumatera Utara yang terjadi pada Senin (16/1/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Jefri Susetio

SRIPOKU.COM, KABANJAHE -- Pos Pemantau Gunung Sinabung, Tanah Karo, Sumatera Utara mencatat ada 1.708 gempa bumi tektonik, pascagempa bumi 5,6 SR di Sibolangit, Deliserdang, Senin (16/1/2017) malam.

Deri, petugas pemantau Gunung Sinabung mengatakan, lebih dari seribu kali gempa tersebut terjadi pada Senin (16/1/2017) sekitar pukul 19.42 WIB hingga Selasa (17/1/2017) petang.

Namun, ia tidak dapat merinci kekuatan gempa itu.

"Sejak kemarin, hingga Selasa (17/1/2017) sekitar pukul 18.00 WIB ada 1.708 gempa susulan. Tapi, hanya 27 gempa yang dirasakan masyarakat," ujarnya kepada Tribun Medan (Tribunnews.com Network), kemarin malam.

Ia mengatakan, pada umumnya gempa yang dapat dirasakan masyarakat mencapai 1 SR. Jadi, gempa bumi yang dirasakan masyarakat Tanah Karo berkisar 1 SR hingga 5,6 SR.

"Malam ini, saya merasakan ada getaran, apakah termasuk gempa tektonik," tanya Tribun Medan.
Ia membenarkan bahwa gempa susulan, Selasa (17/1/2017) malam termasuk gempa tektonik dangkal.

"Iya, malam ini ada dua kali gempa susulan dangkal. Gempa pertama pada Selasa malam terjadi pukul 20.08 WIB dan 20.44 WIB. Kami tidak tahu kekuatannya karena alatnya di BMKG," katanya.

Menurutnya, gempa susulan akan terjadi hingga tiga hari ke depan. Kekuatan getaran gempa bervariasi dan tidak dapat diprediksi.

Meskipun demikian, ia menyarankan masyarakat untuk tetap tenang.

Halaman
1234
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved