Busana Imlek Kini Lebih Funky dan Kekinian
Kita tetap mempertahankan warna merah karena sudah menjadi ciri khas Imlek atau Sincia. Hanya pada motif dan bentuk busananya yang kita modifikasi
Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setiap kali menjelang imlek, berjejer busana serba merah di mal-mal Palembang.
Motifnya pun hampir seragam, tak jauh dari bunga yang dipolesi warna keemasan.
Padahal busana imlek sebenanya kini sudah banyak variasinya.
Ellis, pemilik Ellis Butik yang berada di Lantai Dua Palembang Trade Center (PTC) Mall, belum lama ini memiliki koleksi-koleksi terbaru menyambut datangnya Imlek.
Banyak modifikasi yang ia ciptakan sehingga busana-busana koleksinya ini terkesan lebih funky dan kekinian.
"Kita tetap mempertahankan warna merah karena sudah menjadi ciri khas Imlek atau Sincia. Hanya pada motif dan bentuk busananya yang kita modifikasi," kata Ellis, Rabu (18/1).
Jika sebelumnya tak jauh dari motif bunga, bambu, atau naga, Ellis kini memainkan motif dengan lebih beragam.
Ada karikatur orang, ukiran batik bertinta emas, hingga ada yang dibuat polos tanpa ada motif.
Ellis melanjutkan, modifikasi busana Imlek ini salah satu acuannya ia lihat dari pengaruh Barat.
Meski demikian, kesan Tionghoanya tetap kuat.
"Jadi, yang memakainya bisa semua kalangan dan untuk beragam kepentingan. Begitu Imlek usai, busana-busana ini saya nilai tetap cocok untuk acara-acara formal lain," kata Ellis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/koleksi-busana-imlek-terbaru-yang-dimiliki-ellis-butik-ptc-mall_20170118_141125.jpg)