Alizar ditemukan Tewas di Kebun

Namun betapa kagetnya, ketika tiba didekat pondok, ia melihat korban sudah tergeletak di samping pondok di kebun nya, dalam posisi tengkurap

Alizar ditemukan Tewas di Kebun
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM ---Diduga menderita sakit, Alizar (50) warga Pelawaran I, Kelurahan Pasar I, Muaraenim, ditemukan sudah menjadi mayat dikebunnya di trans Sosial, Desa Karang Raja, Kecamatan Muaraenim, Rabu (11/1) sekitar pukul 17.00.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Kamis (12/1/2017), bahwa kejadian tersebut merawal ketika pada hari Selasa (10/1) sekitar pukul 14.00, korban meminta antar dengan Amri ke kebun dengan menggunakan sepeda motor. Sesampainya di kebun, korban menyatakan ingin bermalam di kebun dan meminta kepada Amri untuk menjemputnya keesokan harinya. Dan ketika dijemput Amri, Rabu (11/1) sekitar pukul 16.30, Amri berangkat ke kebun untuk menjemput korban dan tiba di kebun sekitar pukul 17.00.

Namun betapa kagetnya, ketika tiba didekat pondok, ia melihat korban sudah tergeletak di samping pondok di kebun nya, dalam posisi tengkurap. Kemudian ia langsung berupaya memberikan pertolongan dengan menggerak-gerakkan tubuh korban, namun ternyata suhu tubuh korban sudah dingin, wajahnya berwarna biru kehitaman dan mengeluarkan darah dari hidung.

Karena tidak respon sedikitpun dari korban, akhirnya ia memutuskan untuk pulang kerumah dan memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarganya dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Muaraenim. Selanjutnya warga bersama pihak Kepolisian menuju ke lokasi tempat kejadian. Pada saat ditemukan, korban memakai celana panjang berbahan kain dasar warna merah maron, tali pinggang bertuliskan kementerian pertahanan, mengenakan baju kaos warna biru bergaris garis putih, memakai sepatu berbahan karet berwarna cream, dompet kulit merk levis. Sedangkan kondisi fisik korban, luka lecet pada kemaluan, mengeluarkan kotoran dari anus, hidung mengeluarkan darah.

Kapolres Muaraenim AKBP Hendra Gunawan didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad Agus, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter RSUD dr HM Rabain Muaraenim, korban diduga meninggal karena sakit karena tidak ada tanda tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Saat ini, korban sudah diambil oleh pihak keluarga dan dimakamkam.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved