Kejar Layangan, Bocah 3,5 Tahun Jatuh dari Lantai 4 Rumah Susun

Kejadian tersebut diduga berawal saat korban yang berada di teras sekitar rumahnya hendak mengejar layang-layang dengan memanjat pagar.

Kejar Layangan, Bocah 3,5 Tahun Jatuh dari Lantai 4 Rumah Susun
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Seorang polisi melihat jenazah Eko Sriwijaya Sakti (3,5), bocah yang jatuh dari lantai terjatuh dari lantai 4 ke lantai dasar di Rumah Susun Blok 5 lantai 4 No. 89 RT 09/3 Kelurahan 23 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Sabtu (7/1/2017) sekitar pukul 14.00 WIB. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Nasib malang dialami Eko Sriwijaya Sakti alias Irwan. Bocah berusia 3,5 tahun tersebut, meregang nyawa setelah terjatuh dari lantai 4 ke lantai dasar di Rumah Susun Blok 5 lantai 4 No. 89 RT 09/3 Kelurahan 23 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Sabtu (7/1/2017) sekitar pukul 14.00.

Seorang saksi mata, Hendri (13), menjelaskan, kejadian tersebut diduga berawal saat korban yang berada di teras sekitar rumahnya hendak mengejar layang-layang dengan memanjat pagar. Namun, entah karena apa, tiba-tiba korban langsung terjatuh hingga ke lantai dasar.

"Mengetahui korban terjatuh, saya bersama warga lainnya langsung mengangkat korban yang langsung dibawa ke Rumah Sakit AK Gani Palembang," jelasnya saat ditemui di lokasi.

Namun, dikatakannya, tak lama mendapatkan perawatan dan diduga akibat luka serius yang dideritanya, korban pun akhirnya meninggal dunia.

"Korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala, bengkak di bagian depan kepala serta dari mulut dan hidung korban mengeluarkan darah," terangnya.

Sementara itu, seorang saksi lainnya, Faridawati (55), mengatakan, ia tidak tahu persis bagaimana kronologis jatuhnya korban tersebut.

"Saya tidak tahu persis kronologisnya bagaimana tapi korban itu memang jatuhnya persis berada di depan teras rumah saya yang berada di lantai dasar," jelasnya.

Kapolsekta Ilir Barat (IB) I Palembang, Kompol Handoko Sanjaya didampingi Kanit Reskrim, Ipda Irsan, menjelaskan, saat kejadian berlangsung diduga korban tengah berada di rumah beserta adiknya, Amel (1) setelah ditinggal pergi ke pasar oleh ibunya, Sarah (21).

"Informasinya, korban ini hanya di rumah beserta adiknya yang juga masih Balita setelah ditinggal ke pasar," jelasnya.

Saat itulah, dikatakannya, diduga korban kemudian bermain ke teras dan memanjat pagar untuk mengambil layang-layang.

"Pas itulah, korban lalu terjatuh hingga ke lantai dasar persisnya berada di teras saksi Faridawati," terangnya.

Dikatakannya, saat ditinggal ibunya tersebut ke pasar, korban dan adiknya tidak dititipkan ke keluarga maupun ke tetangga.

"Ibu korban ini merupakan seorang singel parent yang memiliki dua orang anak termasuk korban," ungkapnya.

Terkait kejadian ini, masih dikatakannya, pihaknya juga telah mendatangi lokasi kejadian termasuk juga mengambil keterangan dari saksi-saksi.

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved