Presiden BEM Unsri : Pemerintahan Jokowi tak Pro Rakyat

Kemana kebijakan-kebijakan yang pro terhadap rakyat kecil? Apakah pemerintah telah kehilangan cara untuk mengatasi permasalahan ekonomi bangsa

Presiden BEM Unsri : Pemerintahan Jokowi tak Pro Rakyat
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Presiden Mahasiswa KM Unsri sekaligus Koordinator Wilayah Sumbagsel BEM SI, Rahmat Farizal 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Sumbagsel dan Sumbagut menyesalkan kebijakan yang dikeluarkan Presiden Jokowi yang tak pro rakyat, berupa kenaikan pembayaran tarif kendaraan bermotor mulai dari STNK, pajak, BPKB hingga tiga kali lipat.

Dan baru baru ini pemerintah kembali menekan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis (5/1/2017).

Presiden Mahasiswa KM Unsri sekaligus Koordinator Wilayah Sumbagsel BEM SI, Rahmat Farizal, mengatakan, pemerintah yang katanya pro rakyat ini malah telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sangat memberatkan rakyat.

"Kemana kebijakan-kebijakan yang pro terhadap rakyat kecil? Apakah pemerintah telah kehilangan cara untuk mengatasi permasalahan ekonomi bangsa selain dengan membebankannya pada rakyat?," katanya melalui rilis yang diterima oleh Sripoku.com.

Untuk itu pihaknya sebagai rakyat Indonesia menuntut dan mendesak pemerintah untuk menolak dengan tegas PP nomor 60 tahun 2016 yang berisi daftar kenaikan biaya kendaraan bermotor hingga 3x lipat yang dinilai menyengsarakan rakyat Indonesia.

Kemudian menolak dengan tegas kenaikan biaya tarif listrik yang mencapai 242,5% karena akan menyengsarakan rakyat dan Mendesak Presiden Jokowi mencabut PP nomor 60 tahun 2016 dan membatalkan kenaikan tarif listrik untuk rakyat kecil dengan pelanggan berdaya 900 VA.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved