Advokat Grees Selly Gugat Kejaksaan Rp 5,5 Miliar

Grees Selly telah membuat gugatan yang disampaikan kepada PN Palembang dengan nomor gugatan 203/PAT.6/2016/ PN.PLG/09/12-2016.

Advokat Grees Selly Gugat Kejaksaan Rp 5,5 Miliar
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ advokat Grees Selly (tengah) menyampaikan gugatan ke PN Palembang, Rabu (21/12/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Diduga melakukan penghalangan tugasnya, advokat Grees Selly menggugat Kejati Sumsel, Kejaksaan Lubuklinggau dan tiga orang jaksa yang bertugas di sana senilai Rp 5 milair lebih.

Grees Selly telah membuat gugatan yang disampaikan kepada PN Palembang dengan nomor gugatan 203/PAT.6/2016/ PN.PLG/09/12-2016.

“Saya sudah menyampaikan gugatan tersebut pada PN Palembang, untuk dilaksanakan proses hukum selanjutnya. Dan saya menggugat Kejati Sumsel, Kejaksaan Lubuk Linggau, dan tiga orang jaksa di Lubuk Linggau senilai Rp 5,5miliar,” tegas Grees Selly.

Advokat dari kantor hukum 'Grees Selly and Associates' itu mengungkapkan, gugatan hukum pada tiga orang jaksa itu atas nama M. Khadafi, Arliansyah, Darmadi Edison yang kesemuanya bertugas di Kejaksaan lubuk linggau.

“Tiga orang jaksa ini terlibat dalam proses penghalangan saya untuk melakukan tugas mendampingi klien saya,” katanya.

Grees menceritakan, kronologis penghalangan itu dimulai saat dia tengah melakukan pendampingan pada salah seorang ASN di pemerintah kota Lubuklinggau.

“Saya diberi kuasa sebagai advokat di Pemkab Lubuk Linggau, ketika ASN terkena persoalan hukum maka saya diberi mandat untuk mengurus persoalan tersebut selaku advokat dan pengacara yang bersangkutan,” kata Grees.

Kliennya mendapat surat panggilan dari pihak Kejaksaan negeri Lubuklinggau, untuk diminta keterangannya terkait satu kasus yang pada dasarnya belum jelas.

“Ada surat pemanggilan, tetapi nama klien saya daerah kerjanya berada di Muratara. Sementara klien saya ini bekerja di Lubuklinggau, artinya ada wilayah hukum yang bertentangan,” ujarnya.

Saat memenuhi panggilan tersebut, sudah sepantasnya sebagai kuasa hukum harus melakukan pendampingan.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved