Breaking News:

Gita Gutawa Main Film Pendek di Eropa

Film pendek bergenre romansa itu untuk mempromosikan batik Indonesia dan disutradarai oleh Adrian Permata Scanlon.

Editor: Sudarwan
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Penyanyi Gita Gutawa berpose saat Anugerah Musik Indonesia ke-19 di The Ecovention Ocean Park, Ancol, Jakarta, Rabu (28/9/2016). 

SRIPOKU.COM, LONDON - Penyanyi dan bintang film Gita Gutawa membintangi sebuah film pendek bertajuk Grain.

Film pendek bergenre romansa itu untuk mempromosikan batik Indonesia dan disutradarai oleh Adrian Permata Scanlon.

Kepada Antara, produser film Grain, Steven Marcelino, menyebutkan film yang dibuat hanya dalam waktu setahun itu mengambil lokasi shooting di London dan Paris.

Dalam film itu, Gita berperan sebagai Ayu yang menjalin hubungan dengan seorang warga Perancis bernama Pierre.

Ayu berusaha meyakinkan Pierre untuk mengikuti impiannya menjadi fotografer profesional.

Film itu mengambil beberapa lokasi terkenal di Paris dan London. Misalnya Menara Eiffel (Paris) dan Tower Bridge (London).

Shooting film Grain dilakukan ketika Gita sedang menyelesaikan studi magister di London School of Economics di London, Inggris.

Ayah Gita, Erwin Gutawa, turut mendukung peran putrinya dan proses pembuatan film ini dengan menghadiri pengambilan gambar selama di Paris, dan bahkan mengambil beberapa peran dalam bagian film.

Adrian, sutradara muda berdarah campuran Inggris-Indonesia ini ingin membuat film untuk orang yang pernah merasakan takut akan kegagalan yang adalah tema yang mungkin bisa dirasakan kebanyakan orang tanpa memandang latar belakang seseorang.

Pria yang sering berlibur di Indonesia ini mendengar banyak respons positif dari kritikus film di berbagai film festival. Adrian mengakui pentingnya mempromosikan damai antarbudaya.

Kolaborasi Outer Circle Pictures dengan Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Paris, menayangkan"Grain" pada pembukaan 10th Balinale International Film Festival 2016.

Steven Marcelino, mengatakan Grain ini adalah saluran modern mempromosikan budaya Indonesia di dunia internasional dan meningkatkan relasi antar budaya khususnya Indonesia dan Eropa".

Sementara Duta Besar/Deputi wakil tetap Republik Indonesia di UNESCO, Paris, Fauzi Soelaiman, mengakui peran batik dalam film ini adalah simbol kebanggaan nasional yang menjadi tugas setiap warganegara Indonesia menjaga dan melestarikannya.

Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved