Breaking News:

Gaji tak Dibayar Minimarket, Ini Pembalasan yang Dilakukan Alfio

Dari penangkapan tersebut, berhasil diamankan barang bukti berupa baju yang dipakai tersangka saat sedang menjalankan aksinya.

Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Tersangka Alfio saat dihadirkan pada gelar tersangka dan barang bukti di Polsekta IB I Palembang, Kamis (15/12/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sakit hati karena uang gajinya tidak dikeluarkan, membuat Alfio Okta Prayoga (19) yang merupakan seorang pegawai Indomaret akhirnya nekat mencuri uang di toko Indomaret Jalan Prameswara Kelurahan Bukit Baru Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang yang merupakan tempatnya berkerja, Kamis (13/10/2016) sekitar pukul 22.30 WIB.

Namun akibat ulahnya tersebut, kini tersangka yang merupakan warga asal Padang Sumbar itu pun harus membayar mahal dengan mendekam di sel tahanan setelah diamankan Polsekta Ilir Barat I Palembang.

Tersangka bujangan tersebut, diamankan setelah dilakukan pengejaran di tempat persembunyian sekaligus pelariannya di Pasar Bukit Tinggi Padang Sumbar persisnya ketika hendak makan di sebuah rumah makan, Sabtu (10/12/2016) sekitar pukul 22.00.

Dari penangkapan tersebut, berhasil diamankan barang bukti berupa baju yang dipakai tersangka saat sedang menjalankan aksinya.

Ditemui di Polsekta IB I Palembang pada gelar tersangka dan barang bukti, Kamis (15/13/2016), tersangka mengatakan, ia nekat mencuri dikarenakan sakit hati setelah gajinya bulan September 2016 tidak dikeluarkan.

"Kami itu biasa gajian tanggal 25 tapi saya tunggu-tunggu sampai tanggal 13 Oktober 2016, gaji saya juga tidak kunjung dikeluarkan. Gaji pokok saya itu sebesar Rp 2,2 juta dan itu belum lemburnya," jelasnya.

Karena itu, dikatakannya, ia pun akhirnya kecewa hingga akhirnya nekat melakukan aksi pencurian tersebut.

"Saya sempat menanyakan kepada asisten sepervisor akan gaji saya itu tapi katanya suruh menanyakan di pusat dan di sana ternyata gaji saya memang sudah tidak dikeluarkan lagi," terangnya.

Dikatakannya, sebelum melakukan pencurian tersebut, ia memang sempat mengajukan diri untuk berhenti berkerja dan mungkin karena itu gajinya tidak dikeluarkan lagi.

"Saya itu mau pulang ke kampung di Padang tapi gaji saya tidak dikeluarkan karena itu pun saya juga nekat untuk mencuri," ungkapnya.

Masih dikatakannya, ia melakukannya pencurian tersebut dengan cara sengaja datang ke toko. Saat seorang rekannya lengah, ia pun langsung mengambil kunci brankas yang berada di kasir dan setelah itu, ia pun langsung pergi ke gudang untuk membuka brankas yang kemudian mengambil uang.

"Saya ambil uang sebesar Rp 24 juta dan sisanya tidak saya ambil. Uang itu sudah habis saya gunakan untuk membayar motor serta pulang kampung ke Padang," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsekta IB l Palembang, AKP Handoko Sanjaya didampingi Kanit Reskrim, Ipda Irsan, menjelaskan, tersangka diamankan setelah dilakukan pengejaran hingga ke kampung halamannya di Padang Sumbar.

"Jadi saat melakukan aksinya, tersangka itu terekam kamera CCTV. Karena itu kita bisa mengetahui kalau pelakunya adalah tersangka hingga kemudian dilakukan pengejaran ke Padang. Dan akibat ulahnya, tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved