Breaking News

Ragamku

Ingin Operasi Plastik? Pikirkan Dulu Matang-matang 7 Pertanyaan Ini

Memiliki paras yang cantik kini tidak hanya bergantung dari warisan orangtua. Dengan uang yang cukup, Anda bisa mengubah bagian wajah atau tubuh terte

Editor: Bedjo
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM - Memiliki paras yang cantik kini tidak hanya bergantung dari warisan orangtua. Dengan uang yang cukup, Anda bisa mengubah bagian wajah atau tubuh tertentu di klinik operasi plastik.

Berita Lainnya:  Operasi Plastiknya Kadaluarsa, Lihat apa yang Terjadi pada Wajah Model ini

Namun, Anda juga harus ingat bahwa operasi plastik merupakan keputusan besar dengan hasil hampir 100 persen permanen.

Oleh karena itu, dua orang dokter bedah operasi plastik selebriti, Ryan Neinstein dan Eugene Elliott, meminta Anda memikirkan tujuh pertanyaan ini dulu sebelum mengambil keputusan:

1. Kapan terakhir kali Anda bertumbuh?
“Tidak masuk akal untuk melakukan operasi plastik pada tubuh yang masih bertumbuh dan berubah,” ucap Neinstein.

Dia melanjutkan, tinggi, berat, dan ukuran dada Anda harus tetap setidaknya selama setahun sebelum mulai berpikir untuk mengubahnya.

2. Apa yang sebenarnya ingin Anda perbaiki dengan operasi plastik?
Elliott berkata bahwa sebelum memasuki ruang konsultasi bedah plastik, Anda harus sudah tahu apa yang ingin diperbaiki.

Apakah hidung Anda perlu diperbesar agar bisa bernafas lebih mudah? Atau, dada Anda perlu diperkecil agar tidak sakit punggung?

“Orang-orang yang paling bahagia setelah operasi plastik adalah mereka yang melakukannya untuk menormalkan diri, bukan hanya untuk memperindah,” ucapnya.

Dia melanjutkan, Anda tidak boleh operasi plastik hanya karena tidak suka dengan penampilan di kaca. Kebalikan dengan mitosnya, operasi plastik bukan obat untuk citra diri yang rendah.

3. Apa alasan Anda ingin operasi plastik?
“Anda tidak boleh mengubah diri hanya untuk mempertahankan pasangan, menjadi lebih populer, tampak seperti selebriti, atau menghibur diri dari perceraian,” kata Neinstein.

Dia melanjutkan, Anda harus sudah berpikir untuk waktu yang cukup lama dan ingin melakukannya untuk diri sendiri.

4. Apa ekspektasi Anda?
Ingin bibir Angelina Jolie atau pantat Kim Kadarshian? Neinstein menyarankan untuk berhenti berharap.

Kedua dokter menekankan bahwa mereka hanya bisa memperbaiki tubuh Anda dalam batasan-batasan tertentu, bukan memberi Anda tubuh yang baru.

5. Sudahkah Anda berusaha terlebih dahulu?
Setidaknya, Anda harus sudah mencoba berkonsultasi dengan nutrisionis, pelatih olahraga, dan psikolog untuk menciptakan ritual yang sehat sebelum memutuskan untuk operasi plastik.

6. Tahukah Anda resikonya?
Pertama, ingat bahwa Anda bisa meninggal karena operasi plastik. “Memang cukup langka, tetapi operasi plastik juga operasi besar dengan resiko yang sama,” kata Neinstein.

Resiko lain mencakup infeksi, pendarahan, bekas luka, dan pengentalan darah. Selain itu, lima persen dari pasien operasi plastik akan ingin melakukannya lagi karena tidak puas dengan hasilnya, tambahnya.

Dia melanjutkan, jika Anda perokok, lupakan menyentuh pintu kliniknya sebelum berhenti.

7. Sudahkah Anda mengerjakan “PR”?
“Tidak semua dokter bedah plastic memiliki kemampuan yang sama. Anda harus tahu mana yang memiliki reputasi baik dan mau menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda,” kata Elliott.

Selain itu, jangan lupa untuk memastikan bahwa Anda punya dana yang cukup, waktu untuk beristirahat, orang yang membantu selama beristirahat, dan dana lebih untuk memperbaikinya bila hasil kurang memuaskan.

Penulis : Shierine Wangsa Wibawa
Sumber : womenshealthmag.com,

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved