Waskita Karya Janji 2017 Progres Pembangunan LRT Capai 87 Persen
Desember ini kita lakukan pengeboran di Sungai Musi. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memasang sensor di jembatan
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - PT Waskita Karya mengungkapkan progress pembangunan Light Rail Transit (LRT) saat ini sudah mencapai 25,5 persen.
Kontraktor kereta ringan ini memastikan hingga 2017, progress pembangunan akan mencapai 87 persen.
"Pertengahan bulan ini kita mulai pengerjaan konstruksi di Sungai Musi. Kita tidak memakai jangkar selama pembangunannya, karena akan mengganggu lalu lintas di Sungai Musi," ungkap Pimpinan Proyek LRT dari PT Waskita Karya, Mashudi Jauhari pada Seminar dengan tema Pembangunan LRT: Mitigasi jalan dan lalu lintas Kota Palembang yang digelar Pengurus Asosiasi Advokat Konstitusi (AAK) Sumsel di Grand Atyasa Convention Center Palembang, Selasa (13/12/2016).

Pimpinan Proyek LRT dari PT Waskita Karya, Mashudi Jauhari
Menurut Mashudi, semua dampak sudah diperkirakan oleh pihaknya selama pembangunan tiang pancang di Sungai Musi baik secara teknis maupun secara pelaksanaannya.
"Desember ini kita lakukan pengeboran di Sungai Musi. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memasang sensor di jembatan lama untuk keselamatan selama konstruksi tiang pancang dilakukan," jelasnya.
Selain konstruksi tiang pancang di Sungai Musi, pihaknya juga akan mulai merapikan taman yang berada di bawah jalur LRT pada 2017 mendatang.
"Kalau untuk Sungai Musi, kita targetkan Oktober 2017 sudah selesai. Untuk taman, kita mulai 2017 di seluruh zona pembangunan LRT," katanya.
Ditanya soal Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Mushadi mengatakan, pembangunan JPO sudah termasuk dalam pembangunan stasiun LRT.
"Untuk JPO nanti langsung tergabung dengan stasiun, totalnya ada 13 stasiun nanti," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pekerja-lrt-aktif-lagi_20160721_092122.jpg)