Harus, Maulid Nabi Jadi Momentum Perubahan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dinilai harus menjadi momentum perubahan sekaligus pengingat tentang pentingnya akhlak dalam kehidupan berbangsa d

Harus, Maulid Nabi Jadi Momentum Perubahan
LINTASNASIONAL.com
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

SRIPOKU.COM , BOGOR - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dinilai harus menjadi momentum perubahan sekaligus pengingat tentang pentingnya akhlak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Rujukannya adalah perilaku Rasulullah sebagai cermin ajaran Al Quran.

Berita Lainnya:  Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Anggota Polres Empatlawang Bersihkan Masjid

"Seluruh tuntunan kebahagian hidup dunia dan akhirat terdapat dalam Al Quran," ujar inisiator Gerakan Nusantara Mengaji, A Muhaimin Iskandar, Minggu (11/12/2016), lewat layanan pesan yang diterima Kompas.com, Senin (12/12/2016).

Karenanya, kata Muhaimin, kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW harus pula diwujudkan dalam pemahaman dan pengamalan Al Quran. Di sinilah, ujar dia, urgensi kehadiran gerakan yang dia inisiasi.

Berbicara dalam acara Khataman Akbar Nusantara Mengaji se-Kota Bogor sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Faizin, Bogor, Jawa Barat, Muhaimin mengatakan, gerakannya ingin menggalang kembali pemahaman dan pengamalan Al Quran itu.

"Dimulai dari (mendorong) intensitas tinggi membaca Al Quran," sebut dia.

Muhaimin menambahkan, kemajuan suatu bangsa tak akan bisa dipisahkan dari kualitas perilaku setiap warganya. Dalam bahasa agama, perilaku itu disebut akhlak.

Peradaban semaju apa pun yang dicapai suatu bangsa, kata Muhaimin, akan rapuh bila tak dilandasi dengan akhlak mulia. Banyak negara disebut maju, ujar dia, tetapi kasus-kasus kriminal juga meningkat pesat karena tekanan stres.

Kemajuan lahiriah, menurut Muhaimin harus diperkuat dengan spiritualitas dan akhlak. Bagi umat Islam, teladan terbaik akhlak adalah Rasulullah SAW sebagai cerminan utuh dari kandungan ajaran Al Quran.

"Islam, akhlak, dan kemajuan, jangan dipisahkan," tegas Muhaimin.

Halaman
123
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved