Dermansyah Tewas Ditusuk di Kampung Baru, Diskotik Golden Star Ditutup Sementara

Terhitung sejak 7 November 2016 telah terjadi sebanyak tiga kali aksi penganiayaan di Eks Lokalisasi Teratai Putih Palembang.

Dermansyah Tewas Ditusuk di Kampung Baru, Diskotik Golden Star Ditutup Sementara
SRIPOKU.COM/SUGIH.COM
Tampak Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Achmad Akbar memimpin langsung dalam penutupan serta pemasangan garis polisi di Diskotik Golden Star yang berada di Eks Lokalisasi Teratai Putih Palembang akibat adanya aksi penganiayaan hingga menyebabkan seorang pengunjung meninggal dunia, Senin (12/12/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Aksi penganiayaan berujung maut kembali terjadi di Eks Lokalisasi Teratai Putih (Kampung Baru-red) Jalan Teratai Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (12/12/2016) sekitar pukul 02.30.

Kali ini, Dermansyah (21) warga Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang yang menjadi korbannya.

Ia menjadi korban penusukan yang dilakukan orang tak dikenal saat berkunjung ke Eks Lokalisasi Teratai Putih Palembang persisnya di Diskotik Golden Star.

Korban yang diketahui masih berstatus bujangan tersebut, tewas setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Myria Palembang akibat mengalami tiga luka tusukkan diantaranya di bagian dada kanan dan lengan tangan kanan.

Dengan adanya kejadian ini, terhitung sejak 7 November 2016 telah terjadi sebanyak tiga kali aksi penganiayaan di Eks Lokalisasi Teratai Putih Palembang.

Dan diketahui, dari kejadian tersebut, dua korbannya meninggal dunia sedangkan, satu lainnya yang terjadi pada 2 Desember 2016 hanya mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit.

Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Achmad Akbar didampingi Kanit Reskrim, Ipda Marwan, menjelaskan, terkait kejadian kali ini, pihaknya pun telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Selain itu, kita juga telah memeriksa beberapa saksi guna melakukan penyelidikan. Dan dari hasil tersebut, kita juga telah mengetahui identitas siapa pelakunya yang saat ini masih dalam pengejaran," jelasnya saat ditemui di TKP.

Dengan kembali terjadinya kejadian kali ini, dikatakannya, pihaknya {polsek)  pun akhirnya mengambil tindakan tegas dengan memasang garis polisi di sekitar TKP termasuk juga menutup sementara Diskotik Golden Star.

"Penutupan ini, kita lakukan karena diketahui dalam kurun waktu dua bulan setidaknya telah lebih dari dua kejadian di sini atau yang bersumber dari sini dan ini sudah meresahkan," terangnya.

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved