Terima Tawaran Satu Hari Kelar

Dara manis asli Palembang ini pernah beberapa kali membawakan acara yang digelar secara estafet lebih dari satu hari pelaksanaan.

Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Rada Gladis. 

SRIPOKU.COM --- Profesi Master of Ceremonies (MC) sudah ditekuni Rada Gladis (18) sejak tiga tahun yang lalu.

Dara manis asli Palembang ini pernah beberapa kali membawakan acara yang digelar secara estafet lebih dari satu hari pelaksanaan.

Meski ada rasa lelah, ia senang melakukannya karena MC merupakan profesi yang ia pilih.

Kini, Rada mengaku sedikit pilih-pilih jika ada tawaran.

Bukan pilih-pilih honor, namun selektif dalam segi pelaksanaan suatu acara.

Apabila tawaran MC untuk even yang pelaksanaanya lebih dari satu hari, Rada memilih untuk menolak.

Padahal, dari segi honor, boleh jadi akan lebih besar nilainya dibanding acara yang dalam satu hari bisa kelar.

"Soalnya saya ingin fokus di kuliah dulu. Kalo selagi satu hari kelar, bisalah saya terima untuk jadi MC," kata mahasiswi Fakultas Hukum Semester 3 Universitas Muhammadiyah Palembang ini, Minggu (10/12).

Sejak kuliah, Rada mengatakan, ada beberapa tawaran menjadi MC yang ia tolak.

Pasalnya, evennya digelar tiga hari berturut-turut yang membuat Rada cemas menganggu aktifitas kuliahnya.

Sudah ada tekat di benaknya untuk fokus di aktifitas kuliah demi masa depannya nanti.

MC sih masih ia gemari, namun sedikit ada pembatasan demi kepentingan kuliah.

Dunia MC, kenang Rada, sebenarnya talent terbaru yang ia kuasai.

Ketika duduk di Sekolah Dasar (SD), dirinya lebih dulu menggeluti modern dance yang membuatnya bergabung dengan salah satu agen model di Palembang bernama Seven_Up Palembang.

Rupanya, Rada tidak ingin membatasi diri dengan hanya cukup menguasai satu bidang profesi.

Ya, Rada lalu mencoba menggeluti dunia modelling.

Ia bisa dikatakan cukup sukses karena pernah beberapa kali terlibat dalam suatu even, salah satunya diajak suatu brand pakaian menjadi model dalam Palembang Fashion Week tahun lalu.

Dunia model dikuasai, Rada lalu mencoba dunia acting sehingga membuat dirinya menjadi sosok yang multi talenta.

"Belajar sendiri, kalau MC diajari langsung sama Kak Olik yang memiliki Seven_Up Production. Syukur sampai sekarang semua pengalamannya menarik, tidak ada yang buat malu," kata perempuan kelahiran 25 Mei 1998 ini.

Sadar diri sebagai seorang entertainer, Rada tentu wajib menjaga penampilannya supaya tetap maksimal.

Bagi Rada, perawatan yang ia lakukan menitikberatkan pada perawatan wajah.

Ia rutin melakukan cuci muka di salon dan memakai make-up sesuai kebutuhan begitu keluar rumah.

Setiap berkendaraan, Rada tak lupa mengenakan masker mencegah debu penyebab jerawat lengket di wajah imutnya.

Selain wajah, Rada juga tak ingin rambutnya terlihat kusam.

Sebab itu, ia juga rutin melakukan perawatan rambut di salon.

Namun, ia tetap ingin mempertahankan warna asli rambutnya ketimbang mewarnai seperti yang banyak dilakukan seorang entertainer wanita.

"Utamanya tuh tetap menjaga kebersihan di tubuh, yang lain hanya menjadi pelengkap. Tentunya juga harus diimbangi dengan sikap yang positif," kata Rada. (*)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved