Kabupaten OKU Peringkat Pertama Alami Kerugian Terbesar Uang Negara Akibat Ulah Koruptor

Palembang ada di urutan kedua menjadi kota yang paling banyak menderita kerugian negara.

Kabupaten OKU Peringkat Pertama Alami Kerugian Terbesar Uang Negara Akibat Ulah Koruptor
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
As Pidsus Kejati Sumsel, Agnes Triani SH MH, menempelkan stiker anti korupsi di sebuah kendaraan pada Hari Korupsi Internasional, Jumat (9/12/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - OKU menderita kerugian negara paling besar di antara semua kota dan kabupaten di Sumatera Selatan.

Menjelang akhir 2016, kabupaten beribukota Baturaja itu sudah menderita kerugian negara mencapai Rp 813 juta lebih.

Hal tersebut terungkap dalam beber kasus yang dibacakan untuk memperingati Hari Korupsi Internasional, Jumat (9/12/2016).

Dari sekian kabupaten dan kota di Sumsel, bukan Palembang yang menderita kerugian negara terbesar akibat ulah koruptor, melainkan OKU.

Palembang ada di urutan kedua menjadi kota yang paling banyak menderita kerugian negara.

Dikatakan As Pidsus Kejati Sumsel, Agnes Iriani SH MH, kerugian negara yang ada di OKU bersumber dari tiga kasus dugaan korupsi yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU.

Rinciannya, dua kasus masih dalam tahap penyelidikan alias belum ada tersangkanya, satu sudah dalam tahap penyidikan, dan tiga kasus sudah masuk dalam tahap penuntutan.

Sayangnya, Agnes belum bisa merinci kasus-kasus mana saja yang sedang ditangani tersebut.

"Total kerugian negara yang kita selamatkan di sepanjang tahun ini senilai Rp 2 miliar lebih. Untuk yang lidik ada 32 kasus, 23 kasus sudah penyidikan, sementara yang sudah masuk tahap penuntutan berjumlah total 43 kasus," kata Agnes.

Membahas tentang OKU, ada satu kasus yang saat ini tengah merebak dan melibatkan orang nomor dua di kabupaten tersebut bernama Johan Anuar.

Halaman
1234
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved