Penegakan Hukum Dalam Pilkada Terlalu Rumit

Apabila ada pelanggaran pemilu penegakkan hukumnya tidak terlalu solid sehingga pencari keadilan tidak mencari keadian sepenuhnya.

Penegakan Hukum Dalam Pilkada Terlalu Rumit
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Seminar nasional Bentuk Ideal Penegakan Hukum Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah digelar di FH Tower, Selasa (6/12/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Fakultas Hukum (FH) Universitas Sriwijaya menggelar seminar nasional "Bentuk Ideal Penegakan Hukum Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah" di FH Tower, Selasa (6/12/2016).

Hadir dalam pemateri Dr Refly Harun (Pakar Hukum Tata Negara), H Aspahani (Ketua KPU Sumsel) dan Fadli Ramadhani (Peneliti Perludem).

Refly mengatakan, sebaik apapun sengketa pemilu tidak dapat dihindari.

Apabila ada pelanggaran pemilu penegakkan hukumnya tidak terlalu solid sehingga pencari keadilan tidak mencari keadian sepenuhnya.

"Terlalu banyak institusi sehingga penegakkan hukum dalam pemilu terlalu rumit dan sulit," ujar Refly.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved