Alex Salurkan 15 Ton Bantuan Beras Untuk Korban Banjir

Salah seorang warga Desa Air Balui mengatakan bahwa saat ini dirinya bersama pengungsi lainnya kesulitan untuk memperoleh air bersih.

SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Gubernur Sumsel, Ir. H. Alex Noerdin, pada saat menyapa korban banjir di Desa Air Balui. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Gubernur Sumsel, Ir. H. Alex Noerdin melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Sanga Desa dan Kecamatan Lais guna melihat korban banjir. Pada kunjungan kerja tersebut,  Gubernur Sumsel memberikan bantuan terhadap korban banjir pada dua kecamatan tersebut.

Dari pantauan dilapangan, Gubernur Sumsel yang datang menggunakan Helikopter mendarat di Desa Air Balui, Kecamatan Sanga Desa, sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (26/11). Gubernur Sumsel langsung menyapa korban banjir, dan melakukan tanya jawab dengan masyarakat Desa Air Balui.

Pada kesempatan berdialog dengan Gubernur Sumsel, Warsinah (47), salah seorang warga Desa Air Balui mengatakan bahwa saat ini dirinya bersama pengungsi lainnya kesulitan untuk memperoleh air bersih untuk keperluan sehari-hari.

"Kami kesulitan air bersih dan makanan pak. Rumah kami sudah terendam banjir, dan kami membutuhkan bantuan tangan pemerintah," kata Warsinah (47) saat berdialog dengan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin di Balai Desa Air Balui dalam kegiatan Kunjungan Kerja Gubernur Sumsel, Sabtu (26/11).

Contohnya saja banjir yang dialami warga Desa Air Balui, yang menyebabkan sebanyak 750 keluarga terpaksa harus meninggalkan rumah mereka dan mengungsi dari ancaman banjir yang mencapai ketinggiannya hingga dada orang dewasa. "Ratusan keluarga harus mengungsi dari banjir ini, kami butuh solusi pak supaya tidak terkena banjir setiap tahunnya. Kami sudah capek, kami butuh perhatian pemerintah," harapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Ir. H. Alex Noerdin, didampingi Plt Bupati Muba, Dabid BJ Siregar, merespon keinginan warga dan mengatakan, untuk tidak terkena banjir setiap tahunnya, warga harus bisa disiplin dan komitmen menjaga alam sekitar. "Kuncinya ada dengan kita masing-masing. Jaga alam dengan baik dan tidak membuang sampah sembarangan supaya tidak terjadi penyumbatan sampah," kata Alex.

Pada kunker tersebut, Gubernur Sumsel membawa bantuan 15 ton beras dan bantuan lainnya untuk mengatasi permasalahan yang ada. "15 ton bantuan beras kita serahkan terhadap masyarakat dua kecamatan, untuk banjir ini kita harus mempunyai usaha bagaimana mengatasinya. Sedangkan masalah relokasi nanti kita pikirkan, karena banyak yang harus dipersiapkan," ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemprov Sumsel, Belman Karmuda, mengatakan bahwa agenda hari ini ialah memberikan bantuan terhadap warga Desa Air Balui yang menjadi korban banjir. Bantuan tersebut berbentuk 15 ton beras, baju, selimut beserta perlengkapan lainnya.

"Kita harapkan bantuan ini bisa meringankan mereka yang menjadi korban banjir," ujarnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved