Layani Konsumen Seperti Raja, Rahasia Sukses "Startup"

"Satu buket bunga dikirim pukul 12 seharga Rp 135.000 dengan ongkos kirim Rp 12.000," bunyi layanan pesan singkat (SMS) di layar ponsel pintar Ferdi p

Layani Konsumen Seperti Raja, Rahasia Sukses
KreasiTekno.com
Startup. 

Dengan kecanggihan teknologi, startup hadir menjadi solusi bagi masalah publik. Meski memiliki layanan dan segmen pasar yang berbeda, startup seperti Go-Jek dan HappyFresh sama-sama menawarkan kemudahan.

Menurut riset Growth from Knowledge (GfK) pada 2015, kontribusi industri internet—termasuk startup di dalamnya—per tahun pada kurun 2010 sampai 2016 mencapai rata-rata 16,6 persen produk domestik bruto Indonesia.

Di Indonesia, ranum bisnis startup terjadi seiring sejalan dengan penetrasi penggunaan internet dan smartphone. Selain itu, ada pula peluang dari pemilik modal ventura (venture capitalist) yang punya minat tersendiri terhadap model usaha ini.

"Startup bidikan para pemilik modal adalah yang dianggap dapat memberikan keuntungan jangka panjang," ujar konsultan bisnis internasional Wempy Dyocta Koto, seperti dikutip KompasTekno, Rabu (3/2/2016).

Menurut dia, venture capitalist melirik startup sebagai bisnis potensial.

Potensi ranum bisnis
Wempy melanjutkan, ada lima jenis startup yang berpotensi mengundang minat venture capitalist. Kelima jenis startup itu adalah yang bergerak di bidang pengembangan teknologi virtual reality (VR), keamanan cyber, kesehatan konsumen, robotik dan drone, serta internet.

"Hingga 2020, setidaknya akan ada 25 miliar objek terkoneksi dengan internet," ujar Wempy. Proyeksi inilah, sebut dia, yang menjadi peluang bagi startup di bidang internet.

Namun, merujuk riset GfK juga, ada tantangan yang datang bersama peluang tersebut. Keterbatasan teknologi dan infrastruktur, tercakup di dalamnya.

(Baca: Ini Peluang dan Kendala Pertumbuhan Startup di Indonesia).

Salah satu hal penting agar bisnis startup dapat meraksasa adalah sistem pengelolaan data perusahaan. Bagaimana pun, bisnis berbasis teknologi sangat bergantung pada sistem pengolahan dan pemrosesan data.

Halaman
123
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved