Meninggal Dunia, Anggota DPRD Sumsel Agus Pianto SH bin Matdiah Dikenal Sebagai Sosok Pendiam

Memang kader demokrat. Almarhum baru setahun kerja. Efektifnya bekerja tiga bulan. Lainnya sakit.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumsel, Ir MF Ridho ST MT 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel Ir H Ishak Mekki MM menilai salah satu anggota komisi 3 dari fraksi Partai Demokrat Agus Pianto SH bin Matdiah yang baru saja meninggal merupakan sosok pendiam.

"Memang kader demokrat. Memang beliau, almarhum baru setahun kerja. Efektifnya bekerja tiga bulan. Lainnya sakit. Melanjutkan PAW Muchendi (H Muchendi Machzarekki yang maju Pilwabup Ogan Ilir)," ungkap Ishak Mekki usai Rapat Paripurna XX DPRD Provinsi Sumsel dengan Agenda, Tanggapan dan/atau Jawaban Gubernur Sumsel terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Raperda APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2017, Kamis (17/11/2016).

"Semalam meninggal, tentunya kita sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel turut berduka cita, berbelasungkawa atas meninggalnya saudara kita, sahabat kita, kader kita Agus Pianto ini. Semoga arwah beliau diterima di sisi Allah SWT dengan sebaik-baiknya. Kena penyakit gulo, diabetes. Kalau di DPRD karena baru. Baru tiga bulan sudah sakit-sakit saya kurang tahu persis. Tapi selama tiga bulan aktif. Ikut kunjungan kerja, rapat-rapat, dan sebagainya. Dan memang orangnya agak termasuk pendiam. Kerja nggak banyak omong," ujar Ishak Mekki.

Meski demikian, kata Ishak, almarhum aktif untuk melaksanakan tugas-tugas apa yang dibebankan.

Soal PAW selanjutnya, Ishak yang juga Wakil Gubernur Sumsel ini mengaku masih akan merapatkan dulu di majelis partai daerah.

"Nah itu kito belum tahu. Ado Ibu Linda (Lindawati Alikonang) di bawahnya itu. Kita lihat dululah ya. Kita rapatkan dulu di majelis partai daerah. Begitu jug untuk penyusunan personalia kepengurusan DPD Partai Demokrat Sumsel 2016-2021, lagi disusun sebentar lagi kita sampaikan ke DPP. Siapa Sekretaris, nantilah," kata mantan Bupati OKI dua periode.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumsel, MF Ridho membenarkan akhir-akhir ini dirawat di Rumah Sakit.

"Kondisinya pakai kursi roda. berapa bulan belakangan ini. Kakinya karena pengaruh kencing manis. kursi roda. berapa kali paripurna diangkat pakai kursi roda. Keluar masuk rumah sakit. Setelah disholatkan di masjid Ar'raiyadh Komplek DPRD Sumsel. Ada pelepasan. Dimakamkan dikandang kawat," kata MF Ridho.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved