Anak Sekolah Terpaksa Jinjing Sepatu dan Angkat Rok

Jalan Pipa Gang Mulia Kelurahan Bukit Baru Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, masih dihantui genangi air setinggi betis anak sekolah.

SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Anak sekolah menjinjing sepatu untuk menghindari basah, karena jalan yang mereka lalui terendam banjir. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Jalan Pipa Gang Mulia Kelurahan Bukit Baru Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, masih dihantui genangi air setinggi betis anak sekolah. Untuk melintas di jalan tersebut para pelajar harus membuka sepatu agar tidak basah, Rabu (16/11/2016).

Pantauan wartawan dari siang hingga menjelang sore, genangan air belum juga surut. Tampak pelajar dan warga yang melintas di jalan yang banjir itu, harus menjinjing sepatu dan sandal dan celana serta rok mereka, agar tidak basah.

Demikian, sepeda motor yang melintas ada yang terjebak di kedalaman sehingga kendaraan secara spontanitas mati.  
Dorong mendorong tak bisa dihindari, karena tak ada jalan alternatif bagi warga sekitar banjir. Disini lain, ada warga lingkungan memanfaatkan air banjir dengan mencuci kendaraan mobil. “Alhamdulillah lagi aji mumpung” kata salah seorang warga yang mencuci mobil di jalan yang digenangi air hujan.

Di areal Gang Mulia tersebut, memang jauh lebih rendah bila dibandingkan kawasan Padang Selasa yang tak jauh dari Mapolsek Ilir Barat 1. Apabila hujan turun, air dari Padang Selasa akan turun ke wilayah yang rendah yaitu, wilayah Jalan Pipa Gang Mulia.

Sebab itu, menurut Muslim (55) warga RT 1 RW 1 Kelurahan Bukit Baru Kecamatan Ilir Barat 1, apabila diguyur selama 1 jam, dipastikan wilayahnya akan tergenang air.

Selain dataran rendah, juga saluran air ke kolam ritensi tidak berfungsi. Sebab itu, menurutnya, kebanjiran di wilayah ini tak dapat dihindari, begitupun penyakit kutu air, penyebab gatal-gatal menyerang warga.

“Air hari ini sedikit berkurang, tetapi membahayakan karena air membawa kuman penyakit,” kata Muslim yang menunjukan jemari kaki cucunya sudah memerah dan gatal-gatal akibat kutu air.

Muslim berharap pemerintah harus jemput bola memperhatikan warga di Gang Mulia ini, sebelum terjadi banjir besar dan penyakit yang berlarut.

“Pemerintah jangan hanya melihat dari atas ketinggian, gedung saja. Coba turun dan carikan solusi bagaimana mengatasi banjir ini,” tegas Muslim seraya berucap sudah seminggu air belum turun jalan-jalan masih tergenang air.

Hal senada dikatakan, Khodirin (60) warga RT 04 RW 02 Kelurahan Bukit Baru, dilingkungannya sekarang ini sangat memprihatinkan. Puluhan rumah masih terendam banjir.

“Saya hanya berharap sedikit dari pemerintah kota maupun pemerintah provinsi agar perhatikan dulu warga di sekitar kota baru melirik kejauhan. Karena, warga disini menderita kebanjiran dan bisa-bisa digigit binatang berbisa,” harap Khodiri yang menunjukan rumah disampinginya masih digenangi air dan didepan rumahnya air sempat tinggi dan masuk keperkarangan rumah.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved