Wong Kito Keranjingan Ikuti Mannequin Challenge
Sekelompok orang yang mengikuti tantangan ini harus diam sejenak bak patung Mannequin setelah sebelumnya melakukan aktivitas.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Setelah demam PPAP dance, sejak beberapa hari terakhir jagad maya kembali dihebohkan dengan aksi baru bernama Mannequin Challenge. Jika PPAP mengharuskan pelakunya berjoget, beda halnya dengan tantangan satu ini.
Sekelompok orang yang mengikuti tantangan ini harus diam sejenak bak patung Mannequin setelah sebelumnya melakukan aktivitas.
Meski harus dijahili oleh teman, para peserta Manequin Challenge dilarang untuk bergerak sedikit pun sampai waktu yang telah disepakati bersama.
Tak ayal, aksi yang mendadak berubah sejenak menjadi patung membuat siapa saja yang melihatnya akan berdecak kagum melihat aksi peserta yang keren tersebut.
Setelah melakukan tantangan, para netizen kekinian langsung mengupload video mereka ke jejaring sosial media instagram.
Postingan itu pun kemudian ditambahkan dengan back sound lagu khas Mannequin Challenge agar membuatnya semakin menarik.
Banyaknya sekelompok orang yang mengikuti tantangan ini, membuat aksi tersebut kini menjadi viral atau populer di berbagai jejaring sosial.
"Memang lagi populer aja jadinya ikut-ikutan biar seru dan dibilang anak kekinian. Kita paling lama hanya tahan sekitar satu menit nggak gerak," kata Tere seorang mahasiswa semester akhir di kota Palembang, Minggu (13/11).
Khusus di kota Palembang, para peserta melakukan Mannequin Challenge termasuk ke dalam kategori populer.
Terlihat di pencarian instagram mulai dari komunitas, mahasiswa hingga pelajar wong kito tengah menggandrungi aksi ini.
Mega, seorang siswa SMA di Palembang mengaku ia bersama teman-temannya sudah sejak dua hari terkahir keranjingan melakukan Manequin Challenge.
Beragam aktivitas yang dijadikan objek, mulai dari jam istirahat hingga sampai aktivitas belajar mengajar di dalam kelas.
"Kalau kita nggak ada hukuman atau apa. Durasi waktunya juga bebas. Cuma ikut-ikutan tren aja. Positifnya kita makin kompak aja sama teman-teman," jelas gadis berhijab ini.
Tidak hanya pelajar dan komunitas. Bahkan, tim Sriwijaya FC sebelum melakoni laga berhadapan dengan Persela Lamongan kemarin juga ikut-ikut ambil bagian merekam diri menjadi patung.
Pelatih fisik Laskar Wong Kito, Keith Kayamba Gumbs mengaku tantangan itu sangat baik untuk melatih kekompakan tim. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/salah-satu-aksi-mannequin-challenge_20161113_150643.jpg)