Sungai Lematang Kotor dan Keruh, Coliform Intai Warga Lahat

Separuh tubuhnya terendam air. Sesekali ia tampak menenggelamkan tubuhnya saat mengeruk pasir dari dalam sungai.

Sungai Lematang Kotor dan Keruh, Coliform Intai Warga Lahat
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN

SRIPOKU.COM, LAHAT -- Doyok (33), penggali pasir dan batu di Sungai Lematang, Kabupaten Lahat tampak bekerja keras memindahkan pasir dari dasar sungai ke wadah yang mengapung di sungai.

Separuh tubuhnya terendam air. Sesekali ia tampak menenggelamkan tubuhnya saat mengeruk pasir dari dalam sungai.

Doyok mengaku tak tahu sudah berapa banyak air yang masuk ke tubuhnya melalui mulut saat menyelam menggali pasir di dasar sungai.

Ia juga mengaku tak tidak tahu jika air Sungai Lematang sudah tercemar bakteri berbahaya yang disebut coliform.

Meski sudah diberitahu ia tak bisa berbuat banyak, lantaran Sungai Lematang menjadi sumber nafkah bagi ia, istri serta anaknya.

"Saya kira ini tugas pemerintah untuk mencarikan solusi yang tepat. Kalau sejauh ini, belum kita lihat adanya upaya tersebut meski memang dahulu ada informasi mengenai pembagian jamban. Nah
apakah semua warga dapat, kita tidak tahu," ujarnya.

Sungai Lematang yang mengaliri Kabupaten Lahat hingga saat ini masih menjadi tumpuan sebagian warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari seperti mandi, mencuci bahkan ada juga untuk kebutuhan memasak.

Sebagian lagi, warga memanfaatkan aliran sungai untuk mencari nafkah dengan menambang pasir dan batu.

Namun ironisnya air Sungai Lematang yang menjadi ikon Kabupaten Lahat ini, kini kondisinya kotor dan keruh. Celakanya air sungai ini pun sudah tercemar bakteri coliform yang bisa mengancam kesehatan warga.

Keberadaan bakteri terkuak dari hasil uji laboratorium dan penelitian yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat rentang waktu 2014. Hasil laboratorium menyatakan kandungan bakteri sudah berada diambang batas.

Halaman
123
Penulis: Ehdi Amin
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved