Ternyata, Skin Masih Digandrungi Pria

Garis kepala di rambut, yang populer dengan sebutan skin, masih digandrungi kaum pria di Palembang.

Penulis: Refli Permana | Editor: Ahmad Sadam Husen
Ternyata, Skin Masih Digandrungi Pria - sardi-dari-big-daddys-barber-shop_20161108_100619.jpg
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Sardi usai menggunting rambut seorang pengunjung dengan gaya skin di Big Daddys Barber Shop Palembang.
Ternyata, Skin Masih Digandrungi Pria - model-rmabut-skin_20161108_100658.jpg
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Garis kepala di rambut, yang populer dengan sebutan skin, masih digandrungi kaum pria di Palembang. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, belum meninggalkan model rambut yang belakangan ini dipopulerkan oleh salah satu pemain sepakbola asal Eropa. Tak peduli dari kalangan mana, model skin masih tetap dipakai sampai sekarang.

Seperti yang dikatakan seorang penata rambut di Big Daddy's Barber Shop, M Sardi, sebagian besar pria yang datang ke Big Daddy's meminta ada garis di bagian kepala setiap kali menggunting rambut. Begitu garisnya sudah tertutupi karena rambut, tak jarang mereka kembali datang untuk kembali minta dibuatkan garis.

"Garisnya bisa tepat di pusaran, bisa juga di tempat lain. Namun, kebanyakan minta dibuatkan tepat di pusaran," kata Sardi, Senin (7/11).

Model skin, Sardi mengatakan, dilakukan dengan cara mencukur bagian kepala yang ingin dibuatkan garis. Setelah lokasinya ditetapkan, rambut dicukur hingga terlihat kulit kepala. Biasanya, skin dipadukan dengan rambut pendek sehingga terkesan rapi. Panjang garis rambutnya juga beragam, tergantung dengan keinginan pemilik rambut.

Sardi melanjutkan, skin bisa dipadukan dengan semua model rambut. Entah itu undercut, uppercut, hingga ke pompadeur. Yang saat ini menjadi tren adalah skin dipadukan dengan model undercut, dimana garis biasanya berada tepat di pusaran rambut. Tujuannya supaya menjaga tatanan rambut tetap seperti saat disisir pertama kali sehingga tidak berubah saat melakukan aktifitas.

"Untuk hasil sempurna dan tahan lama, tambahkan dengan pomade berbahan minyak. Meski sudah keramas, masih tetap mudah ditata," kata Sardi.

Ungkap Sardi, skin berbeda dengan hair tattoo. Meski sama-sama memperlihatkan kulit kepala, hair tattoo biasanya memiliki bentuk yang rumit ketimbang skin. Hair tattoo bisa dibuat berupa ukiran sesuai yang dikehendaki dengan pemilik rambut. Tentunya akan ada biaya tambahan apabila ingin menerapkan model ini.

Sementara itu, Felix selaku pemilik Big Daddy's Barber Shop mengatakan, skin terkadang dibedakan biayanya dengan gunting rambut biasa. Adapun biaya tambahannya mulai dari Rp 35 ribu, tergantung dengan tingkat kesulitan garis rambutnya. Sedangkan untuk biaya gunting rambut sendiri mulai dari Rp 45 ribu dan sudah mendapatkan cuci rambut, pijat, serta pomade sekali pakai.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved