Kabar Gembira bagi Warga Muaraenim. Pemerintah akan Bangun 4000 Sambungan Rumah Gas Bumi Gratis

Jika tidak berhalangan pada tahun 2017 mendatang akan dibangun 4000 Sambungan Rumah (SR) secara gratis dari bantuan Pemerintah Pusat.

SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Ditjen Migas Bumi melakukan sosialisasi Pembangunan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Kabupaten Muaraenim di Aula Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, Kamis (3/11/2016). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Kabar gembira bagi masyarakat Kecamatan Muaraenim dan Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim.

Jika tidak berhalangan pada tahun 2017 mendatang akan dibangun 4000 Sambungan Rumah (SR) secara gratis dari bantuan Pemerintah Pusat.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan sosialisasi Pembangunan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Kabupaten Muaraenim, di aula Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, Kamis (3/11/2016).

Menurut Pramudito konsultan dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), bahwa Infrastruktur jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga dibangun oleh negara melalui Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) ini, adalah gratis untuk masyarakat.

Salah satu tujuan pembangunan jaringan distribusi gas bumi adalah untuk mempercepat diversifikasi energi-energi alternatif, sehingga masyarakat cerdas dengan tidak tergantung dengan BBM saja, dalam rangka mengurangi beban negara dalam pemberian subsidi untuk bahan bakar minyak.

Kenapa menggunakan gas bumi, ujar Pramudito, karena jika menggunakan BBM tidak dapat diperbaharui dan cadangan sudah semakin menipis. Sedangkan gas bumi cadangannya sangat melimpah.

Selain itu juga, Gas bumi dipilih pemerintah untuk rumah tangga karena lebih hemat, bersih dan aman.

Hemat disini yakni pengolahannya lebih murah bila dibandingkan dengan minyak tanah dan elpiji.

Bersih, tidak berasap dan menimbulkan jelaga hitam diperabotan rumah tangga.

Aman, jika terjadi kebocoran akan cepat diketahui karena ada bau menyengat, tapi gas bumi akan menguap dengan sendirinya cepat terbang keudara karena massanya lebih ringan dari udara sehingga resiko terjadinya kebakaran lebih kecil bila dibandingkan dengan elpiji.

Halaman
12
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved