Breaking News:

Eka : Kalau Saya Tidak Setuju

Kalau saya tidak setuju ada pembatasan umur 21 tahun. Apalagi alasanya agar atlet junior mendapat kesempatan.

Penulis: Candra Okta Della | Editor: wartawansripo
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Atlet Senam Sumsel Eka Diana 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG---‎Dibatasinya umur dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) rupanya menimbulkan pro dan kontra bagi atlet Sumatera Selatan. Bahkan beberapa atlet mengeluhkan jika selayaknya untuk menjaring atlet terbaik harusnya semua dapat kesempatan yang sama untuk di adu.

‎Seperti yang disampaikan gadis cantik yang merupakan atlet senam Sumatera Selatan Eka Dina. Menurutnya janganlah dibatasi sampai 21 tahun. Karena, untuk Pra-PON dan PON saja tidak ada pembatasan umur seperti di Sumsel. Apalagi, untuk menjaring atlet junior juga banyak kesempatan.

"Kalau saya tidak setuju ada pembatasan umur 21 tahun. Apalagi alasanya agar atlet junior mendapat kesempatan. Karena sejatinya atlet junior pun mendapat kesempatan yang sama bahkan lebih banyak. Di Porprov juga junior bisa ikut, toh kalau kemampuan yang juniornya bagus mereka juga yang akan di berangkatkan," ucap gadis berparas langsing ini, Rabu (2/11/2016)

Menurut gadis kelahiran 19 Januari 1995 ini, jika potensi atlet junior akan lebih teruji jika mereka turut bersaing dengan atlet yang disebut senior. Apalagi tujuanya adalah nasional.

"Jadi kali Eka tidak setuju. Karena di juknis FIG senam pun, tidak ada batasan umur untuk pertandingan senior," urainya

Senada dengan Eka, atlet pencak silat Sumsel Denny Aprisani mengaku jika ia pun tidak setuju dengan pembatasan umur. Karena, Porprov menurut Denny menjaring atlet Provinsi yah tentu kemampuanya harus teruji.

"Kalau mau mencari atlet muda, ya silahkan adakan saja kejuaraan U-21," tuturnya. (editor : candra okta della)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved