Dipastikan, 2017 Apple Bangun Pusat Riset di Indonesia

Apple dipastikan bakal membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia pada 2017 mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi

Editor: Bedjo

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Apple dipastikan bakal membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia pada 2017 mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ketika menghadiri acara pembukaan BRI Indocomtech 2016 di JCC, Jakarta, Rabu (2/11/2016).

Berita Lainnya:  Kantor Apple yang Baru "Campus 2" Mirip Pesawat Luar Angkasa

“Sekarang izin-izinnya sedang dilakukan oleh Apple,” ujar Rudiantara saat ditemui wartawan usai acara.

“Tahun 2017 harus ada, kalau tidak mereka (Apple) tidak boleh dagang di Indonesia," imbuhnya.

Apple berencana membangun pusat R&D di Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan soal tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebesar 30 persen untuk ponsel 4G yang dipasarkan di Indonesia.

Bila tidak mencapai nilai tersebut pada Januari 2017 mendatang, vendor perangkat yang bersangkutan tidak bisa menjual produk-produknya di Indonesia.

Rudiantara tidak mengungkapkan nilai investasi yang digelontorkan Apple untuk membangun pusat R&D di Indonesia.

Namun, sebelumnya Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, pernah menyebutkan angka mencapai ratusan miliar rupiah.

“Ada komitmen rencana untuk investasi sebesar 48 juta dollar AS (sekitar Rp 626,7 miliar selama tiga tahun, dengan cara membangun tiga pusat pengembangan industri software,” kata Putu ketika dihubungi KompasTekno beberapa waktu lalu.

Penulis : Oik Yusuf

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved