Awal Desember, SP2J Tambah 50 Trans Musi

Penambahan bus ini diharapkan mampu menjadi moda transportasi umum darat alternatif yang juga terintegrasi dengan LRT.

Penulis: Yuliani | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Bus Trans Musi mengangkut sejumlah mahasiswa Unsri dari Kampus Unsri Bukit Besar menuju Kampus Inderalaya melintas di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Adanya rencana pemerintah kota (Pemkot) untuk menghapuskan bus kota akhir tahun ini membuat PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) segera menambah armada BRT Trans Musi. Penambahan bus ini diharapkan mampu menjadi moda transportasi umum darat alternatif yang juga terintegrasi dengan LRT.

Direktur utama SP2J, Ahmad Novan mengatakan, nantinya akan ada 50 bus berukuran medium yang akan ditambah awal Desember ini. "Kita belum tahu, apakah semuanya bus untuk di darat atau ada juga bus air. Yang jelas saat ini prioritas bus darat dulu," ujarnya, Senin (31/10/2016).

Dirinya menjelaskan, 50 unit bus baru ini untuk ditempatkan pada rute Trans Musi yang masih terjadi kekurangan unit dan menambah rute potensial lain guna memenuhi tingkat permintaan masyarakat. Selain itu, bus ini akan dimaksimalkan pada rute dalam kota yang masih ada kekurangan.

“Untuk rute mana saja masih belum bisa kami informasikan, yang jelas ketika bus ini sampai, kami sudah susun perencanaan bersama pihak terkait, untuk kepentingan masyarakat terutama dalam kota menyambut Asian Games 2018," ungkapnya.

Saat ini ada 170 unit Trans Musi yang masih layak, akhir tahun ini ditambah 50 unit untuk mencapai total 220 unit. Artinya, dalam jumlah tersebut untuk menyambut Asian Games bisa saja tercapai karena kebutuhan akan meningkat. "Apalagi Trans Musi ini akan terintegrasi dengan LRT. Kita harapkan bisa menjadi transportasi publik yang potensial dan membantu masyarakat," terangnya.

Terkait penambahan tersebut, Ahmad Novan menambahkan, hal ini tentu berdampak pada penambahan karyawan. Bisa kemungkinan akan ada rekrutmen baru untuk pegawai Trans Musi. "Terkait rekrutmen pasti ada, namun saat ini kita belum pastikan kapan dan berapa yang dibutuhkan," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved