Warga Jalan Sido Ing Lautan Palembang Larang Pengerjaan Musi VI di Malam Hari

Warga melarang proses pemancangan di malam hari lantaran dianggap mengganggu waktu istirahat masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi proyek.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Progres pemancangan Jembatan Musi VI di P6 ‎Seberang Ilir Palembang, Rabu (26/10/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pekerjaan mega proyek Jembatan Musi VI di kawasan Seberang Ilir atau tepatnya di Jalan Sido Ing Lautan Lorong Nur Palembang sedikit menemui hambatan.

Warga melarang proses pemancangan di malam hari lantaran dianggap mengganggu waktu istirahat masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi proyek.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Musi VI Dinas PU BM, Ibnu Holdun larangan warga bekerja di malam hari terhadap pemancangan di Per (P6) itu sudah berlangsung sejak beberapa hari terakhir.

Agar tidak molor waktu pengerjaan dari targetan sebelumnya, pihak kontraktor mengebut pemancangan di siang hari.

"Minggu depan kemungkinan selesai pemancangan di P6. Karena warga tidak mengizinkan kita bekerja di malam hari. Tapi kita siasati mengebut di waktu siang hari," jelasnya, Rabu (26/10/2016).

Setelah pengerjaan di P6 selesai, barulah pemancangan di sana beralih ke pemancangan P5.

"Ada 8 tiang untuk pemancangan di masing-masing per. Kita maklum saja kalau warga terganggu. Sebab, pemancangan menimbulkan suara dan getaran cukup besar," terangnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved