Pilkada Muba

Dodi Reza Alex-Beni Hernedi dan Amiri Aripin-Ahmad Toha, Ditetapkan Jadi Peserta Pilkada Muba 2017

Ditetapkannya kedua paslon tersebut setelah KPU Muba melakukan verifikasi dan penelitian terhadap berkas yang diserahkan kedua paslon.

Dodi Reza Alex-Beni Hernedi dan Amiri Aripin-Ahmad Toha, Ditetapkan Jadi Peserta Pilkada Muba 2017
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Ketua KPU Muba H Ahmad Firdaus Marvels didampingi anggota KPU pada saat menandatangani berita acara penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Muba, Senin (24/10/2016). 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), akhirnya menetapkan dua orang pasangan calon (Paslon) Dodi Reza Alex-Beni Hernedi, dan Amiri Aripin-Ahmad Toha menjadi peserta pada Pemlihan Kepala Daerah (Pilkada) Muba 2017 mendatang.

Ditetapkannya kedua paslon tersebut setelah KPU Muba melakukan verifikasi dan penelitian terhadap berkas yang diserahkan kedua paslon.

Ketua KPU Muba, H Ahmad Firdaus Marvels, mengatakan pelaksanaan Pilkada ini berdasarkan UU No 10 tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Beberapa waktu yang lalu, pihaknya telah menerima berkas pendaftaran dari dua paslon jalur partai politik dan perseorangan.

"Sesuai berkas pendaftaran yang kita terima, kita lakukan verifikasi berkas tersebut. Disamping itu kita juga melakukan tes kesehatan terhadap kedua paslon yang mengikuti tahapan verifikasi yang dilakukan KPU Muba," kata Firdaus, ketika dibincangi, Senin (24/10/16).

Setelah KPU Muba melakukan verifikasi, persyaratan atas calon bupati dan wakil bupati Dodi Reza Alex-Beni Hernedi dan Amiri Aripin-Ahmad Toha, dinyatakan bahwa kedua paslon tersebut memenuhi syarat dan ditetapkan menjadi peserta pada Pilkada Muba.

"Kedua paslon tersebut sudah memenuhi syarat pencalonan, dan kita KPU Muba telah melakukan verifikasi terhadap berkas kedua paslon tersebut dan memenuhi syarat. Ditetapkannya kedua paslon tersebut berdasarkan surat keputusan KPU Muba No : 130/Kpts/KPU.Kab/006.435510/2016," ujarnya.

Sementara, ketika disinggung issu ijazah palsu milik calon bupati Amiri Aripin.

Firdaus menjelaskan, menurut adminstrasi ijazah tersebut sudah sesuai verifikasi sebagai bukti adanya legalisir dari sekolah yang mengeluarkan.

"Mengenai ijazah tersebut kalau untuk verifikasi sudah sesuai, karena adanya bukti legalisir dan itu sudah cukup untuk verifikasi. Sedangkan apabila ada yang mempermasalahkan ijazah tersebut silahkan saja, dan tidak menggangu tahapan Pilkada Muba," jelasnya, seraya menambahkan bahwa 25 Oktober akan dilakukan pengundian nomor urut paslon.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved