Sering Di-Bully, Febry dan 5 Teman Lapor Polisi

Kepada petugas, Febry yang juga ditemani neneknya saat melapor Fatmawati (52) mengaku, sudah sering kali di-bully oleh Robi.

Editor: Darwin Sepriansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Lantaran tidak terima anaknya Febry (12), di-bully (ditindas) oleh teman sekampungnya, Febryanti (31), warga Jalan Serengam, RT 27 Kelurahan 32 ilr Kecamatan IB II, Palembang, melaporkan kejadian ini ke pengaduan Polresta Palembang, Sabtu (22/10/2016), sekitar pukul 20.00.

Febry yang datang ditemani ibunya, serta 5 orang teman lainnya yakni Iman (13), Anen (13), Hendra (13,) Dery (11), dan Adit (12), hendak melaporkan Robi (15), yang sudah sering nge-bully mereka, saat mereka hendak pergi dan pulang mengaji yang lokasinya tak jauh dari rumah mereka, di kawasan Komplek II Lorong Gotong Royong Kecamatan IB II, Palembang.

Kepada petugas, Febry yang juga ditemani neneknya saat melapor Fatmawati (52) mengaku, sudah sering kali di-bully oleh Robi.

Sering meminta sejumlah uang, sebesaran Rp 2 ribu-5 ribu. Robi juga sering kali memukul Febry dan teman-teman, jika mereka tak memberikan uang.

"Anak saya ini tadi pulang mengaji nangis-nangis, saya tanya tetapi ia tidak mau beri tahu masalahnya. Namun setelah saya bujuk dan saya panggil teman-temannya ternyata, anak saya sering kali di-bully oleh Robi," ungkap Febryanti kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, kemarin.

Lanjut Yanti, aksi yang dilakukan Robi pun bukan pertama kalinya. Menurut anaknya dan 5 teman Febri, aksi ini sudah 1 bulan terakhir ini dilakukan pelaku.

"Anak saya dan 5 temannya, setiap pergi dan pulang mengaji selalu dimintai uang. Jika tidak memberi akan dipukulnya
Robi," katanya.

Anen, salah satu teman Febry mengaku sering kali di-bully oleh Robi.

"Setiap ketemu, saya pasti dimintai uang pak. Jika tidak dikasih saya dipukul. Bahkan saya pernah diancamnya jika tidak memberi uang, akan ditusuk mengunakan pisau. Ia beralasan meminta uang untuk membeli lem aibon," ungkapnya.

Yanti berharap, dengan adanya laporannya, laporan ini ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, agar pelaku bisa ditangkap, untuk mempertanggung jawabkan ulahnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede melalui KA SPK aiptu Fajar membenarkan adanya laporan tersebut.

"Laporan korban sudah diterima pihaknya, dan akan ditindaklanjuti oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang segera," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved