Militer Libya Bebaskan 13 Warga Asing yang Disandera Teroris ISIS
Mereka yang dibebaskan adalah seorang warga Turki, satu warga Mesir dan 11 perempuan Eritrean.
SRIPOKU.COM , TRIPOLI, - Pasukan Libya yang berada di kubu pemerintah, Sabtu (22/10/2016) membebaskan 13 warga asing yang menjadi sandera kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).
Mereka selama ini ditawan di bekas benteng pesisir Sirte. Demikian pernyataan militer Libya, yang dikutip kantor berita AFP.
Mereka yang dibebaskan adalah seorang warga Turki, satu warga Mesir dan 11 perempuan Eritrean.
"Mereka diduga kuat selama ini menjadi tawanan ISIS," demikian disebutkan dalam pernyataan tertulis tersebut.
Baca :
Baca: Junko Tabei, Pendaki Wanita Pertama Yang Capai Puncak Tertinggi Di Dunia Meninggal Dunia
baca :
Baca: VIDEO: Terungkap! Ternyata Ini Rahasia Anak 4 Tahun dari Rusia yang Bisa 7 Bahasa Dunia
Dalam beberapa waktu terakhir, pasukan pro pemerintah memang tengah bertempur dengan teroris ISIS di Sirte. Aksi itu sejalan dengan upaya merebut kembali Sirte dari pendudukan ISIS, sejak Mei lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/lybia_20161023_015026.jpg)