Breaking News

Kapolresta: Kalau Terus Ribut Sebaiknya Main Tanpa Suporter

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto, mengancam akan membekukan Suporter Singa Mania.

Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/Dokumen
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Terkait sering terjadinya aksi tawuran antar suporter bola bahkan diketahui baru-baru ini terjadi dan berujung adanya seorang suporter yang meninggal dunia, membuat Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto, akhirnya angkat bicara.

"Melihat fenomena bentrokan suporter yang terus terulang, rencananya pada Kamis (20/10) nanti, kita akan memanggil seluruh Korlap suporter Sriwijaya FC untuk dimintai keterangan termasuk diajak berdiskusi bagaimana mengarahkan anggotanya biar tidak bentrokan terus," jelasnya saat ditemui di Polda Sumsel, Selasa (18/10).

Menurut Tommy, korlap sendiiri semestinya mengarahkan kepada seluruh anggotanya agar tidak memancing keributan antar suporter saat pertandingan berlangsung. Sehingga para penonton yang lain dapat menyaksikan jalannya pertandingan tanpa ada bentrokan sehingga membuat ketakutan.

"Kalau mau nonton bola yang tertib. Jangan dijadikan ajang atau tempat ring tinju. Kalau mau berkelahi di tempat lain saja. Jika memang seperti ini terus terjadi, kita dari kepolisian akan berkoordinasi dengan managemen Sriwijaya FC, sehingga tidak ada suporter ketika pertandingan. Jadi tidak ada kericuhan suporter lagi. Kalau mau nonton jangan pakai atribut suporter" terangnya.

Masih dikatakannya, kericuhan sendiri terjadi lantaran saling ejek antar suporter. Dari sana, biasanya para suporter akan terlibat bentrokan di luar.

" jika memang terjadi seperti itu terus. Korlap suporter nanti yang kita tangkap. Karena menjadi provokator, kalau situasi tidak memungkinkan, kita main tanpa suporter saja" ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved