Menuju Kampus Internasional, Unsri Gelar SICEST

Tercatat lebih dari 1.120 author yang terlibat dari forum dengan 76 orang viewer yang dilibatkan dalam seleksi paper konpren nantinya.

Menuju Kampus Internasional, Unsri Gelar SICEST
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Rektor Unsri Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE dan Publisher UTM Malaysia Prof Mahmud Tahir didampingi Wakil Rektor I Unsri Prof Ir Zainuddin Nawawi Ph.D dan Dekan FT Unsri Prof Ir Subriyer Nasir MS PhD ketika sosialiasi SICEST 2016 di Gedung KPA Unsri Bukit Besar Palembang, Jumat (14/10/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mengejar target untuk menjadi World Class Univeristy (WCU), Universitas Sriwijaya (Unsri) terus berbenah dan melakukan terobosan yang setara dilakukan universitas tingkat internasional lainnya.

Terutama dalam peningkatan kualitas penelitian dosen sebagai salah satu syarat utama untuk mendapatkan akreditasi internasional.

Menuju WCU, Unsri pun menggelar event internasional yakni Sriwijaya Internasional Conference on Enggineering Science and Techonology (SICEST) 2016.

SICEST merupakan kegiatan tempat berkumpulnya peneliti dari seluruh dunia untuk mempublis hasil riset yang dijadikan karya ilmiah.

Kegiatan SICEST 2016 akan berlangsung di Provinsi Bangka Belitung pada 8-10 November.

"Internasional conference ini merupakan salah satu sarana agar mampu mengakomodir hasil penelitian serta mendongkrak partisipasti dosen, mahasiswa khususnya Unsri di tingkat internasional," ujar Rektor Unsri, Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE, ketika rilis di Gedung KPA Unsri Bukit Besar Palembang, Jumat (14/10/2016).

SICEST 2016 yang sudah dibentuk sebelumnya, Anis mengatakan, telah bekerjasama dengan SCOPUS yang merupakan pusat data internasional dengan cakupan juta literatur.

Sehingga nantinya akan memberikan dampak besar kepada para dosen dan mahasiswa.

Dikarenakan publikasi jurnal atau pun buku yang terindeks lewat SCOPUS, menunjukkan artikel yang berkualitas.

"Kualitas yang ada di perguruan tinggi tidak hanya diukur melalui ketersedian anggara dan produktivitas melainkan juga pada kegiatan penelitian. Melalui publikasi hasil penelitian di jurnal internasional dapat meningkatkan kutipan akademisi lain dari publikasi tersebut," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Welly Hadinata
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved