Pekerja Sumur Bor Berlarian Ketika Muncul Api dari Lubang

Munculnya api dari dalam sumur bor ini berawal ketika delapan hari lalu warga Desa Pulaukemang Kecamatan Ulumusi membuat sumur bor.

Pekerja Sumur Bor Berlarian Ketika Muncul Api dari Lubang
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Camat Ulumusi Ujang Arta bersama Danramil 0405-04/ Ulumusi Kapten Ferizon melihat lokasi sumber api, Rabu (12/10/2016). 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG- Warga Desa Pulaukemang Kecamatan Ulumusi Kabupaten Empatlawang tiba-tiba dihebohkan dengan munculnya api yang tiba-tiba keluar dari lobang sumur bor yang baru warga buat, Rabu(12/10/2016).

Peristiwa ini langsung membuat warga penasaran menyaksikan lokasi munculnya api ke atas permukaan tanah dengan tinggi sekitar satu meter lebih.

Informasi dihimpun Sripo, munculnya jilatan api dari dalam sumur bor ini berawal ketika sekitar delapan hari lalu warga Desa Pulaukemang Kecamatan Ulumusi membuat sumur bor untuk masyarakat umum. Pembuatan sumur bor ini menggunakan biaya dari dana desa.

Setelah dilakukan pengeboran sedalam sekitar 38 meter, para pekerja sumur bor mulai mencium bau gas, namun para pekerja ini tidak menghiraukannya.

Kelang beberapa saat tiba-tiba muncul api dari dalam lobang sumur yang sedang dikerjakan langsung membesar sekitar satu meter lebih berkobar. Spontan hal ini membuat pekerja berlarian dari lokasi pengeboran khawatir api membakar mereka.

Hal inipun langsung dilaporkan warga kepada kepala desa setempat. Camat beserta Danramil Ulumusi mendatangi melihat lokasi diduga sumber gas.

"Saat ini pengeboran sumur dihentikan sementara, khawatir kalau membahayakan pekerja terbakar," ungkap Camat Ulumusi, Arta Ujang.

Dia menambahkan sebelumnya lokasi ini belum diketahui adanya sumber gas. Karena lokasi merupakan di tengah-tengah perkampungan warga Pulaukemang.

"Lokasinya di tengah kampung samping rumah warga, mungkin api itu muncul itu sumber gas dari dalam tanah,"katanya.

Ujang menambahkan bersama Danramil Ulumusi melihat langsung kelokasi saat kelokasi api masih menyala walaupun tidak sebesar saat pertama muncul. Api dari lobang sumur bor terus menyala jika tidak dipadamkan dan saat ini telah dipadamkan.

Danramil 0405-04/ Ulumusi Kapten Ferizon mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi sumber api. Menurut Ferizon api berasal dari gas dari dalam tanah.

" Kami sudah mendatangi lokasi dan memang ada api keluar dari galian sumur bor, kemungkinan api dari gas didalam tanah," ungkap Ferizon.

Penulis: Awijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved