Pemerintah Dorong Masyarakat Konsumsi Daging Ayam

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar sosialisasi ayam dingin segar. Sosialisasi ini dilakukan dalam rangka program keamanan pangan di Indonesia

Pemerintah Dorong Masyarakat Konsumsi Daging Ayam
SRIPOKU.COM/RAHMALYAH
Ilustrasi, Seorang pedagang daging ayam di Pasar 16 Ilir Palembang saat tengah menunggu pembeli. Tampak Lapak pedagang yang sepi pembeli. 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar sosialisasi ayam dingin segar.

Sosialisasi ini dilakukan dalam rangka program keamanan pangan di Indonesia dan mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi daging ayam sehat.

Berita Lainnya: 'Kalau Bisa Harga Ayam Sebelum Lebaran Ini Jangan Naik Lagi. Kasihan Kami Ibu Rumah Tangga'

Menurut Direktur Kesehatan Masyarakat dan Veteriner Kementan Sri Mukartini, kesadaran masyarakat atau konsumen terhadap produk pangan perlu ditingkatkan, salah satunya dengan sosialisasi ayam dingin sehat.

"Mengapa kita perlu ayam dingin segar? Karena pangan yang berasal dari hewan itu mudah rusak, dan berpotensi menularkan penyakit ke manusia. Cara mencegahnya dengan proses pemotongan yang higienis dan sistem rantai dingin," ujar Sri di Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Menurut Sri, sistem rantai dingin bertujuan untuk menjaga kesegaran pangan, memperpanjang masa kedaluwarsa, dan juga untuk menjaga pangan terhadap kontaminasi dari bakteri.

Dalam program kampanye ini, Sri berharap agar masyarakat dapat beralih dari mengkonsumsi ayam potong segar ke ayam dingin segar.

Dari sisi produsen, sri menjelaskan, rumah potong hewan harus memiliki izin dan proses pemotongannya sesuai aturan yang berlaku.

"Tempat yang sudah sesuai aturan, mulai dari tempatnya, alatnya, sampai produknya, dengan itu akan menghasilkan kebersihan lingkungan, kesehatan produk, dan kesehatan konsumen," jelas Sri.

Ke depan, pihaknya akan melakukan sosialisasi rantai distribusi dingin kepada pelaku usaha rumah potong hewan dan pedagang pasar.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved