Stop Perdebatan, Bangun Miniatur Keraton Kuto Gawang

Di dalamnya ada rumah dan kambang ijo. Kemudian nama Kebangkan dahulu di muata Lorong Kebangkan Kelurahan 9 Ilir tempat berkumpulnya para tokoh

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Sekretaris Umum Badan Pengurus Zuriat Palembang, Lukman Hakim LHM 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sekretaris Umum Badan Pengurus Zuriat Palembang, Lukman Hakim LHM meminta stop perdebatan dan polemik nama Kecamatan Kuto Gawang.

"Kalau kita ingin mengabadikan Keraton Kuto Gawang untuk kepentingan sejarah dan kunjungan wisata di Kota Palembang. Kita berharap semoga Pemkot dan Pusri dapat berpartisipasi mambuat miniatur Keraton Kuto Gawang di daerah 1 Ilir atau kawasan Pusri dengan luas lahan minimal 100 m X 100 m. Tentunya dengan dana APBD atau bantuan dana yang tidak mengikat," ungkap Lukman Hakim LHM, Senin (3/10/2016).

Mengenai nama Kecamatan Kuto Gawang yang dipersoalkan dan akan ditinjau ulang Pemkot dapat diganti dan usulan seperti nama Kuto Baru, atau Kebangkan yang sama-sama mempunyai nilai sejarah Kuto Batu dahulu di depan Pasar Kuto ada pagar batu yang cukup panjang dari Jl Slamet Riady memutar ke Jl Dr M Isa.

"Di dalamnya ada rumah dan kambang ijo. Kemudian nama Kebangkan dahulu di muata Lorong Kebangkan Kelurahan 9 Ilir tempat berkumpulnya para tokoh pejuang kemerdekaan dan di dalam lorong Kebangkan ada rumah/tempat Radio Republik Indonesia (RRI) pertama tembus di Jl Veteran samping gedung Bhayangkari Komplek Polri ada nama Lorong RRI Pertama tembus ke Lorong Kebangkan Kelurahan 9 Ilir. Adapun kecamatan pemekaran mencakup kelurahan 8, 9, 10, 11 ilir dan Kuto Batu," terang Lukman.

Menurutnya, dalam pemberian nama hendaknya jangan main-main atau asal-asalan karena nama adalah segala-galanya.

"Jangan diistilahlan apalah arti sebuah nama. Sedangkan di wilayah Kecamatan Ilir Timur II ada tempat-tempat bersejarah seperti Batu Ampar, Kawah Tengkurep, dan Lemabang. Termasuk dalam kelurahan 3 Ilir. Sedangkan di Kelurahan 2 Ilir ada yang namanya Sabokingking," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved