Kampus Jepang, Begini Cara Gelar Orientasi Mahasiswa Baru

Jumat (23/9/2016) pagi, B-Con Plaza di Beppu, Jepang, sudah terlihat sibuk. Ada tawa terdengar di sana-sini, bersama riuh langkah kaki para mahasiswa

Kampus Jepang, Begini Cara Gelar Orientasi Mahasiswa Baru
education.kilroy.dk
Ritsumeikan Asia Pacific University. 

SRIPOKU.COM , BEPPU - Jumat (23/9/2016) pagi, B-Con Plaza di Beppu, Jepang, sudah terlihat sibuk. Ada tawa terdengar di sana-sini, bersama riuh langkah kaki para mahasiswa baru Ritsumeikan Asia Pacific University (APU). Waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB.

Berita Lainnya: Mahasiswa Baru UPGRI Palembang Diingatkan untuk tidak Terjerumus Narkoba dan Seks Bebas

Hari itu adalah seremoni masa orientasi bagi mahasiswa baru. Kurang lebih selama sepekan, mereka akan berkenalan dengan kampus yang bakal menjadi tempat belajar selama minimal empat tahun ke depan.

Namun, tak ada aura penggojlokan menguar di area kampus tersebut. Justru, ada warna-warni yang muncul, terutama dari para mahasiswa internasional.

Pada seremoni itu, para mahasiswa internasional diminta mengenakan pakaian khas negara masing-masing, bila memungkinkan. Tak heran, pada pagi itu ada banyak orang berseliweran mengenakan kebaya dan batik. Betul, mereka adalah mahasiswa baru dari Indonesia.

“Di sini (APU) memang begitu. Di acara entrance ceremony akan terasa warna-warni budaya dari banyak negara," ungkap Aisyah Fakhriyah Ahmad Wadi, salah satu mahasiswa asal Indonesia, saat ditemui Kompas.com di APU, Selasa (22/9/2016).

Aisyah memang bukan mahasiswa baru, tetapi dia ikut mengisi seremoni tersebut. "Saya akan pakai baju bodo—pakaian khas Makassar—besok,” ujar dia.

Masuk APU pada 2014, Aisyah menjadi pembawa acara untuk upacara penerimaan mahasiswa baru angkatan 2016, pada Jumat itu. Dia membawakan agenda presentasi pengenalan kegiatan kampus dan pertunjukan oleh mahasiswa.

Agenda orientasi
Aisyah pun lalu bertutur tentang acara orientasi mahasiswa baru di kampusnya. Agenda acara orientasi, kata Aisyah, lebih banyak membahas kehidupan mahasiswa kampus dan bimbingan untuk mandiri selama belajar.

“Tidak ada senioritas sama sekali. Saat acara orientasi, senior berperan sebagai pembimbing mahasiswa baru agar tetap survive,” ungkap dia.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved