Beni Dilarang Pakai Fasilitas Pemerintah Selama Cuti Pilkada Muba

Plt Bupati Muba Beni Hernedi yang merupakan calon Wakil Bupati dipastikan bakal mengambil cuti selama Pilkada.

Beni Dilarang Pakai Fasilitas Pemerintah Selama Cuti Pilkada Muba
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Beni Hernedi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pelaksana tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin (Muba), Beni Hernedi yang merupakan calon Wakil Bupati mendampingi Dodi Reza Alex maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muba, dipastikan bakal mengambil cuti selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muba.

"Kalau cuti itu harus. Ngapo diadokan cuti. Jangan sampai ada anggapan keliling pakai fasilitas negara. Kalau itu cuti dak boleh gunakan kampanye kendaaran rumah dinas mengerahkan PNS. Harus cuti. Kan sudah diajukan Ahok gugat supaya tidak cuti. Karena kalau tidak cuti bisa fokus penyusunan anggaran. Tapi tetap MK memutuskan cuti," ungkap Wakil Gubernur Sumsel Ir H Ishak Mekki MM, Selasa (27/9/2016).

Menurut Ishak hingga kini memang posisi Beni Hernedi aebagai Plt Bupati Muba dan belum menjadi Bupati definitif. Soal siapa yang bakal ditunjuk Penjabat Bupati nantinya belum ditentukan. Tapi pada saat dia cuti bisa digantikan Sekda sebagai Plt.

"Penunjukkan Pj Bupati Muba belum. Sebetulnya kalau dia cuti, kan ada Plh bisa saja Sekda. Sampai sekarang SK Bupati definitif. Kita pasti tahu sk itu harus melalui pemprov," kata Ishak yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel.

Hal senada juga dikatakan Sekda Pemprov Sumsel H Mukti Sulaiman SH MHum yang menyatakan selama masa cuti tersebut Beni dilarang untuk menggunakan fasilitas Bupati seperti yang selama ini digunakan diantaranya, mobil dinas dan berbagai fasilitas lainnya.

Selama cuti ini juga, Mukti menegaskan, dilarang untuk menjalankan perannya sebagai Plt Bupati Muba seperti penandatanganan dan lain sebagainya. Untuk itu, sambung Mukti, saat ini pihaknya akan menentukan orang yang tepat untuk diposisikan sebagai Penjabat (Pj) Bupati Muba selama Plt Bupati Muba, Beni Hernedi mengajukan cuti untuk mengikuti proses pilkada.

"Saat ini kami juga menunggu usulan dari Beni untuk menggantikan dirinya sementara selama cuti," katanya.

Untuk syarat Pj Bupati ini sendiri, lanjut Mukti pegawai dengan eselon II pangkat minimal 4c atau 4d. Nantinya dari usulan tersebut akan dipilih gubernur untuk disetujui, kemudian dibuatkan Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Sumsel.

"Untuk saat ini penetapan Pj Bupati ini belum dapat dilakukan karena Gubernur Sumsel sedang berada di New York untuk tugasnya," terangnya.

Ditanya soal Pj Bupati tersebut apakah harus berasal dari Muba atau Pemprov Sumsel. Dirinya menambahkan, itu nantinya wewenang dari Gubernur Sumsel yang penting memenuhi persyaratan. Tapi, meskipun saat ini belum ada Pj Bupatinya, dan nantinya Beni akan cuti maka roda pemerintahan akan tetap berjalan.

"Sekda kan ada walaupun masih Pelaksana harian (Plh)," tegasnya.

Sementara itu, Asisten I bidang Pemerintahan Setda Sumsel, H Ikhwanuddin SSos MSi mengakui, berdasarkan UU nomor 9 tahun 2016 intinya jika Kepala Daerah mencalonkan diri dalam Pilkada, maka Sekda definitif lah yang menjalankan tugas pemerintahan. Namun karena kondisi di Muba untuk posisi Sekda hanyalah seorang Plh yang tidak mungkin juga bisa menempatkan dirinya sebagai Bupati/Wakil Bupati maka Pemprov Sumsel akan mengirimkan Penjabat (Pj) untuk ditempatkan di Pemkab Muba.

"Saat ini Plh Sekda Muba itu dijabat oleh Rusli yang merangkap menjadi Asisten I bidang Pemerintahan Kabupaten Muba. Artinya, jika diberikan tugas sebagai Bupati/Wakil Bupati Muba akan menjadi tugas yang cukup berat baginya," terangnya.

Ditanya soal nama yang akan menjadi Penjabat bupati, dirinya mengatakan, saat ini masih dalam proses dan ini adalah kewenangan Gubernur Sumsel. Beliaulah yang akan menentukan siapa Penjabat di Pemkab Muba. Namun untuk itu, Gubernur Sumsel juga masih menunggu Beni Hernedi dalam proses pencalonan Pilkada Muba sendiri.

"Yang pasti nantinya Penjabat yang bakal dipilih Gubernur Sumsel harus memiliki kriteria sendiri yakni memiliki posisi eselon II, dan memahami tentang pemerintahan," pungkasnya. (Editor: Abdul Hafiz)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved