Terlibat Asmara Segitiga, Mahasiswa Ini Sayat Tangan PIL Kekasihnya dengan Pisau

"Waktu kejadian itu pikiran saya kosong dan tiba-tiba emosi. Entah apa penyebabnya, mungkin saya cemburu dengan pacar saya,"

SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Apri (20), mahasiswa yang pelaku penganiayaan yang diamankan petugas berikut barang bukti dua bilah sajam pisau ketika rilis perkara di Mapolsek SU II Palembang, Senin (26/9/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Merasa cemburu lantaran terlibat cinta segitiga, Apri (20), tersulut emosinya dan nekat bertindak melakukan penganiayaan.

Apri yang tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta kawasan Plaju ini, menganiaya Ahmad Kunci (20), yang juga berstatus mahasiswa.

"Waktu kejadian itu pikiran saya kosong dan tiba-tiba emosi. Entah apa penyebabnya, mungkin saya cemburu dengan pacar saya," ujar Apri, ketika rilis perkara di Mapolsek SU II Palembang, Senin (26/9/2016).

Apri diamankan petugas sesaat setelah melakukan penganiayaan terhadap korban Ahmad Kunci di dekat rumah kosnya kawasan Jalan Jaya Indah Kelurahan 13 Ulu Kecamatan SU II Palembang, Minggu (25/6/2016) malam.

Diakui Apri, ketika itu dia sedang bersama Levi pacarnya di dalam rumah kos.

Namun tak berselang lama, Ahmad datang ke rumah kos Apri dan keduanya pun terlibat cekcok yang dipicu cinta segita antara Apri, Ahmad dan Levi.

Mengetahui Apri mengambil pisau, Ahmad pun berlari keluar rumah kos namun tetap dikejar Apri.

Saat dikejar Apri, Ahmad terjatuh. Apri kemudian mengayunkan sajamnya dan menyebabkan Ahmad luka sabetan pisau di tangan kirinya.

Namun versi Apri, dia hanya membela diri. Sebab saat itu Ahmad datang bersama teman-temannya.

"Saya dan pacar saya itu sudah pacaran satu bulan ini. Saya tidak tahu kalau pacar saya ini juga masih pacaran sama dia (Ahmad). Pacar saya bilang sudah putus," ujar Apri.

Apri pun mengaku tidak tahu, jika sang pacar masih pacaran dengan Ahmad, sebab Levi mengaku sudah putus dengan Ahmad, makanya dia datang untuk bertandang. Namun, ternyata dia sana Ahmad juga datang hampir bersamaan dan terlibat cekcok.

"Pisau memang saya bawa dua, satunya diselipkan di kaki. Pisau itu untuk jaga diri, karena saya juga merasa terancam oleh dia dan teman-temannya," ujar Apri yang mengaku menyesal atas perbuatannya.

Kanit Reskrim Polsek SU II Palembang Ipda Novel Siswandi mengatakan, pelaku yang tercatat sebagai mahasiswa ini diamankan dengan barang bukti dua bilah sajam pisau.

Korban mengalami luka pada tangan kiri akibat sajam, sedangkan luka lainnya seperti di kepala dan kaki, disebabkan karena korban terjatuh saat dikejar pelaku.

"Motif terjadinya penganiayaan ini disebabkan karena cinta segita antara pelaku, korban dan saksi yang statusnya pacar. Pelaku masih menjalani pemeriksaan petugas penyidik. Pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan," ujar Novel.

Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved