Heboh Beras Berkristal

Kristal 0,5 Cm Bercampur Dalam Beras

Beras yang akan dimasak itu sudah dibeli sekitar 2 bulan lalu, tepatnya saat mereka menggelar lomba masak nasi goreng dalam perayaan 17 Agustus lalu.

SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Butiran kristal yang diduga dioplos bersama dengan beras. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ibu-ibu yang bertugas di Sekretariat Dharma Wanita di Dinas Peternakan Sumsel Jalan Kapten Anwar Sastro Palembang kaget bukan kepalang sesaat akan menanak nasi untuk disantap siang bersama, Kamis (22/9).

Saat hendak mencuci beras, Diana bersama dua rekannya menemukan banyak butiran kristal berwarna bening dalam 5 kilogram beras yang sebelumnya mereka beli di warung kelontong tak jauh dari kantor Dinas Peternakan Sumsel.

Diana mengungkapkan, beras yang akan dimasak itu sudah dibeli sekitar 2 bulan lalu, tepatnya saat mereka menggelar lomba masak nasi goreng dalam perayaan 17 Agustus lalu. Namun beras baru diketahui mengadung benda asing saat mau menanak nasi kemarin.

"Belinya itu sudah lama waktu tujuh belasan. Tapi saat lomba kemarin kita tidak mengecek karena terburu-buru untuk ikut lomba. Ketahuannya saat mau masak kemarin. Ada benda seperti kristal ini," katanya saat ditemui di kantor Dinas Peternakan Sumsel,
Kamis (22/9).

Benda yang mirip pecahan kristal itu jumlahnya tidak sedikit. Butiran-butiran itu jumlahnya mencapai puluhan itu bercampur aduk bersama butiran-butiran beras di dalam kantong plastik berwarna hitam.

Ukuran butiran kristal pun bervariasi, rata-rata sebesar biji lada atau kurang dari 0,5 cm. Saking banyaknya, ketika beras diraup dengan tangan, selalu terdapat butiran kristal diantara beras.

"Kita nggak ada curiga apa-apa. Apalagi harganya sama dengan di pasaran Rp 10 ribu per kilogram. Lagi pula sepintas sama seperti beras lain. Sewaktu dimasak dengan magic-com untuk lomba kemarin juga biasa," beber Diana.

Diana tak menyangka kejadian semacam ini menimpa dirinya, sebab, dia hanya mengetahui kabar adanya beras plastik atau oplosan dari media massa saja. "Mungkin ini sengaja dioplos orang. Sebab sepintas benda ini hampir mirip dengan beras karena berwarna putih. Semoga hanya menimpa kami, jangan ada orang lain kasus
seperti ini," harap dia.

Sementara Cherry, pegawai lainnya menambahkan, diketahuinya beras tersebut mengandung benda-benda mirip kristal itu saat Diana tengah memindahkan beras sebanyak empat canting beras dari kantong ke dalam magic-com. Merasa melihat benda aneh, ia langsung menanyakan kepada rekannya tersebut untuk mengecek ulang
beras yang akan ditanak itu.

"Waktu Yuk Diana menakar beras langsung kami cek, ternyata benar banyak benda aneh selain beras. Beras yang kita beli tidak ada merek, pedagangnya jual kampelan, seperti beras lain," terang Cherry.

Ia tak mengetahui secara pasti apakah ada pihak yang sengaja mencampur atau mengoplos butiran kristal dengan beras. Sebab, beras tersebut mereka letakkan di tempat yang sama saat membeli dalam keadaan aman dan rapat.

"Tidak dipindahkan tempatnya tetap disitu. Kita masak nasi goreng waktu lomba kemarin itu sedikit dan mau cepat. Jadi langsung masak saja tanpa memilah-milah beras terlebih dahulu," katanya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved