Tarmizi Datang ke Palembang untuk Mencuri Motor

Tarmizi dihadiahi tiga butir timah panas oleh petugas Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel.

SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol DTM Silitonga saat mempraktikan cara menejebol kunci kontak sepeda motor dengan menggunakan kunci T. Saat dicoba dalam menjebol kontak, hanya butuh waktu 30 detik. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Lantaran nekat melakukan aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) di Kota Palembang, Utarmizi alias Tarmizi (28) warga Desa Gunung Batu Kecamatan Cempako Kabupaten OKU Timur, diamankan polisi.

Tarmizi dihadiahi tiga butir timah panas oleh petugas Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel. Tersangka Tarmizi diamankan Selasa (20/9) sekitar pukul 03.00 saat tengah tertidur di rumahnya.

Menurut keterangan tersangka Tarmizi, ia menjalankan aksi tersebut tidak seorang diri, melainkan bersama rekan satu kampungnya, Sangkut (DPO). Saat beraksi, ia bersama rekannya, Sangkut sengaja datang ke Palembang untuk mencuri sepeda motor.

"Setelah berkeliling dan mendapatkan target motor curian, Sangkut pun langsung melancarkan aksinya dengan membongkar menggunakan kunci T, sedangkan saya sendiri menunggu di motor," jelasnya saat diamankan di Polda Sumsel, Kamis (22/9).

Setidaknya, dikatakan tersangka Tarmizi, ia dan rekannya, Sangkut sudah dua kali melakukan aksi pencurian sepeda motor yang semuanya dilakukan di kawasan Jalan POM IX Palembang.

"Yang pertama dapat uang Rp 2,5 juta dan sudah habis saya pakai untuk biaya makan istri dan dua anak saya. Kalau yang kedua belum dijual karena masih disimpan di rumah," ungkap tersangka yang pernah dipenjara atas kasus pencurian ban tahun 2011 ini.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol DTM Silitonga didampingi Kasubdit lll Jatanras, AKBP Hans Rahmatullah mengatakan, berdasrkan informasi jika tersangka merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor yang sudah melakukan aksinya sebanyak dua kali.

Dan dari tangan tersangka, pihaknya berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z milik korban yang belum sempat dijual.

"Tersangka merupakan residivis ranmor, dan kini tersangka sudah kita amankan beserta barang bukti. Kita juga kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang merupakan rekan tersangka dalam menjalankan aksinya. Untuk tersangka sendiri akan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara," jelasnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved