Keracunan Usai Santap Jamur, 21 Warga Kemangmanis Sempat Dibawa ke RSUD
Akibatnya sekitar 21 orang warga sempat diberi perawatan di RSUD Empatlawang.
SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG- Sebanyak 27 orang warga di Dusun Satu Desa Kemangmanis Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang keracunan usai makan malam menyantap jamur, Sabtu (17/09/2016) sekitar pukul 19.30.
Akibatnya sekitar 21 orang warga sempat diberi perawatan di RSUD Empatlawang.
Menurut salah seorang korban jamur tersebut didapat warga karena tumbuh dibelakang rumah warga didekat pembuangan ampas kulit kopi (dedak, Red) Sabtu sore (17/09/2016) sebelum diambil untuk dimasak para warga untuk makan malam.
Beberapa keluarga yang masak jamur usai makan malam sekitar setengah jam usai menyantap tiba-tiba korban mulai merasakan pusing dan mual-mual hingga muntah-muntah.
Badan terasa dingin penglihatan kabur dan bagi yang parah tidak mengenal orang di sekitarnya hingga ada korban yang berguling-guling ke lantai, hingga akhirnya sempat dibawa dibawa ke RSUD Empatawang.
"Saat dimasak kuahnya berubah merah, kalau rasanya enak," kata Yuin Nopitasari(25) warga Kemangmanis Kecamatan Tebingtinggi dibincangi Sripoku.com Minggu(18/09/2016)
Dikatakan Yuin, sebelumnya warga sempat menanyakan dengan orang dianggap orang lebih tua jamur tersebut bisa dimakan.
Karena dianggap jamur bisa dimakan para ibu-ibu mengambil jamur untuk dimasak.
Korban lainnya, Alek mengaku usai makan malam ia belum merasakan adanya efek, namun setelah satu jam merasakan sakit dibagian ulu hati, kepala pusing dan mual-mual walaupun ia tidak muntah.
Sekdes Kangmanis, Jon Kenedi dikonfirmasi mengatakan sebanyak 27 orang warga dusun satu keracunan, tapi yang dibawa ke RSUD sebanyak 21 orang yang lainnya berobat ke bidan desa.
"Kata orang jamur itu namanya jamur Tekodong, bentuknya memang mirip jamur yang memang sering dimakan," kata Jon Kendedi.
Sementara, Camat Tebing Tinggi, Syafei Marzuki melalui Sekcam Umar Hasan mengaku sudah mendapatkan laporan terkait banyaknya warga yang masuk rumah sakit akibat mengkonsumsi jamur yang dijadikan lauk saat makan nasi.
"Ya benar ada, informasinya sudah masuk dan sudah saya konfirmasi ke kepala desa setempat. Ada yang akan di rujuk ke rumah sakit Kota Lubuk Linggau dan Kota Lahat," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/korban-keracunan-jamur-saat-dirawat-di-rsud-empatlawang-sabtu17092016_20160918_134558.jpg)